Nekat Main Kerumah Kakak, Akhirnya Kena Bogem Suami, Istri Lapor Polisi

0
352
Korban

BERITA ASAHAN – YM (27) seorang ibu rumah tangga yang sudah memiliki satu orang anak warga Jalan Durian Gang Iklas, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur akhirnya mendatangi Polres Asahan sekitar Pukul 14.00 WIB melaporkan suaminya HM (33) telah melakukan tindakkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Kamis (5/3/2015).

Saat pemeriksaan di Mapolres Asahan, Sumatera Utara, korban menerangkan kronologis kejadian yang menimpa dirinya. Dalam keterangannya, korban mengalami prilaku kekerasan dari suaminya bukan hanya dalam bentuk fisik, namun juga berupa ancaman.

“Kalau saya mau kerumah kakak kandung saya, dia selalu ancam saya dan pukul saya. Masalah sedikit saja dia langsung pukul. Saya sudah tidak tahan dengan keadaan ini, jadi saya laporkan saja sama Polisi,” katanya.

Menurut dia, sudah menjalani hubungan berumah tangga lebih kurang selama dua  tahun dengan suaminya dan sudah dikaruniai satu orang anak, biasanya suami saya itu tidak pernah kasar terhadap saya. Namun, belakangan ini suami saya mulai sering marah dengan suara kasar tanpa bisa melihat situasi termasuk didepan orang tua saya,” terangnya.

Sementara itu, petugas Polres Asahan berjanji dalam waktu dekat, segera melakukan pemanggilan terhadap suaminya HM, pelaku KDRT. Sebab, korban YM (istrinya) sudah diperiksa keterangannya tinggal menunggu proses hukum lebih lanjut.

Penuturan korban YM kepada Beritaekspres.com mengatakan, membuat laporan ke Mapolres Asahan karena suaminya kerap melakukan tindakkan kekerasan seperti melakukan pemukulan hingga tangan sebelah kanan korban memar. Saat peristiwa itu terjadi, korban permisi dengan suaminya yang ingin berkunjung kerumah kakak kandungnya yang berada di Jalan Sisinggamangaraja. Meski suaminya tidak memberi izin, korban tetap beranjak keluar rumah.

Belum sempat melangkah keluar rumah, suami pun langsung melayangkan bogem mentah kearah wajah korban. Namun, korban berusaha menangkis dengan tangan kananya. Rupanya, tangkisan korban tidak membuat suaminya berhenti, justru bertambah kalap melakukan aksi kekerasan terhadap korban. (***)

Kabiro Asahan Fran Manurung