Ayo, Ikuti Pekan Nasional Cinta Sejarah Lewat Lomba Karya Tulis dan Resensi Sejarah

0
100

BERITA JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menyelenggarakan Pekan Nasional Cinta Sejarah dan Budaya di Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 5-9 Agustus 2015 mendatang ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat karakter dan jati diri bangsa di masa kini dan masa yang akan datang.

Ada dua lomba yang diselenggarakan dalam acara tersebut, yaitu lomba karya tulis sejarah dan lomba resensi buku sejarah. Lomba karya tulis sejarah mengusung tema “Nasionalisme dan Kebangsaan” Dulu, Kini, dan Akan Datang”. Lomba dapat diikuti oleh mahasiswa dan terbuka untuk semua jurusan.

Ada dua topik tulisan yang dapat dipilih untuk lomba karya tulis ini. Pertama, Nasionalisme, Patriotisme, Cinta Tanah Air, Rela Berkorban untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kedua, Kebangsaan, Kemajemukan dalam Persatuan KeIndonesiaan.

Untuk lomba resensi buku sejarah, juga ditujukan kepada mahasiswa dari semua jurusan. Lomba ini digelar untuk meningkatkan kemampuan peserta berpikir kritis terhadap hasil penulisan sejarah. Melalui lomba ini pula, peserta akan meningkatkan kemampuannya dalam memahami nilai-nilai sejarah untuk merawat ingatan dan hikmah sejarah dalam memperkokoh NKRI

Panitia telah menetapkan buku sejarah yang dapat diresensi. Ada dua kategori yang dilombakan, yaitu wajib dan pilihan. Untuk buku wajib, peserta harus meresensi buku dengan judul Indonesia towards Democracy (Penulis Prof. Dr.Taufik Abdullah, Penerbit: Institute of Southeast Asian Studies, Singapore, 2009).

Dan untuk buku pilihan, peserta bisa memilih satu dari tiga buku ini. Pertama, Nusantara: Sejarah Indonesia (Penulis Bernard H. M. Vlekke, terjemahan dalam bahasa Indonesia, Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta, 2008). Kedua, Revolusi dan Nasionalisme (Penulis George Mc Turnan Kahin, Kahin, terjemahan dalam Bahasa Indonesia, penerbit: Komunitas Bambu. Dan ketiga, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia (Penulis: Azyumardi Azra, terjemahan dalam bahasa Indonesia, Penerbit: Prenada Media, 2005).

Bagi pemenang lomba, panitia menyiapkan hadiah dan uang pembinaan. Untuk lomba karya tulis sejarah, pemenang terbaik akan memperoleh hadiah Rp2.000.000 sampai dengan Rp7.000.000. Dan untuk lomba resensi buku sejarah, panitia menyiapkan hadiah mulai dari Rp1.500.000 sampai dengan Rp4.000.000. (***)