Polres Asahan Adakan Silahturahmi Dengan Tokoh Masyarakat dan Insan Pers

0
110
Polres Asahan

BERITA ASAHAN – Dalam rangka mendukung Tugas, Polres Asahan melaksanakan Silahturahmi bersama unsur FKPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Wartawan, Lsm, KNPI, Aktivis, dan masyarakat Asahan di Aula Mapolres Asahan, Sumatera Utara, Rabu (11/3/2015) Pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Dihadapan undangan, Kapolres Asahan AKBP Yulmar Try Himawan mengakui, bahwa peredaran narkoba di Asahan masih banyak ditemui di wilayah Kabupaten dan sekitar Asahan.

Pihaknya, terus melakukan langkah-langkah dalam meredam peredaran narkoba, salah satunya dengan pengungkapan ribuan ekstasi yang berasal dari Malaysia berikut para tersangkanya beberapa waktu lalu.

“Kami minta dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Asahan, karna tanpa peran serta dan kerjasamanya, maka hal itu mustahil dapat kita lakukan,” ujar Yulmar, Rabu (11/3).

Yulmar melanjutkan, untuk kasus yang ditangani pihak Satreskrim, bulan Januari 2015, kasus curanmor dan curat menempati posisi teratas,”Bulan Januari 50 kasus, Februari menurun menjadi 39 kasus. Langkah antisipasi yang kita lakukan untuk mengurangi dan mencegah kasus Curanmor dan curat salah satunya dengan melaksanakan Razia di malam hari,” terangnya.

Diwaktu yang sama, Ketua DPRD Asahan Benteng Panjaitan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Polres Asahan. Menurut Benteng, silaturahmi selain dalam rangka mempererat hubungan antara pihak Polres Asahan dengan masyarakat, kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai sarana saling tukar informasi, “Saya mengapresiasi Bapak Kapolres yang telah mengambil langkah dalam meredam peredaran narkoba, begitu juga menurunkan angka kejahatan di tengah-tengah masyrakat,” kata Benteng.

Sementara, Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dalam sambutannya menjelaskan, permasalahan narkoba bukan hanya tanggung jawab pihak keamanan semata, namun seluruh masyarakat, “Peredaran Narkoba bukan hanya tanggungjawab pihak keamanan saja, tapi kewajiban seluruh masyarakat,” ucap Taufan.

Ditegaskan Taufan lagi, terkait Hukuman maksimal kepada para bandar narkoba, dirinya mendukung untuk diberikan hukuman mati, “Kalau bisa bukan hanya kepada bandarnya saja, tapi pengguna juga dihukum mati,” tegas Taufan.

Hal Senada dengan Taufan dan Benteng, salah seorang tokoh Agama, Ustadz Raja Dedi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pihak Polres Asahan. Ustadz kondang di Asahan ini meminta kepada pihak polres Asahan lebih meningkatkan pencapaian, “Untuk Narkoba, saya pribadi mengapresiasi pengungkapan yang dilakukan pihak Satnarkoba,” pinta Raja Dedi saat dimintai tanggapannya usai acara silaturahmi berakhir.

Setelah acara silahturahmi selesai di laksanakan di Aula Mapolres Asahan, pihak Tokoh Masyarakat & Insan Pers langsung menuju halaman Mapolres Asahan untuk mengikuti gelar pemusnahan minuman keras (Miras) dan 25 ribu butir pil ekstasi.

Pantauan Beritaekspres.com dilokasi pemusnahan barang bukti 25 ribu butir pil ekstasi dengan cara direbus dengan kompor dan ribuan botol minuman digiling dengan alat berat, ekstasi yang berhasil diungkap Satnarkoba Polres Asahan disaksikan unsur SKPD, Kepala BNNK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Wartawan, Lsm dan masyarakat Asahan di Halaman Mapolres Asahan.

Pemusnahan turut disaksikan para tersangka narkoba, Indra Pasaribu (39) Tekong, Kapal warga desa sukaraja dusun. VII Desa Simpang Empat Asahan, Asnawi alias Pawi (49) penarik betor, warga Jalan Abas Kelurahan Semenanjung Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kodya Tanjung Balai, Akmal (37) Nelayan, warga Dusun I Desa Sei Sembilang Kel Sei Sembilang Kecamatan Sei Kepayang Timur Asahan. (***)

Kabiro Asahan Sumut : Fran Manurung