Leipzig Book Fair, Perkenalan Pertama Indonesia Menuju Tamu Kehormatan Frankfurt Book Fair 2015

0
98

BERITA EKSPRES – Indonesia akan menjadi Guest of Honour atau Tamu Kehormatan dalam pameran buku internasional Frankfurt Book Fair 2015 di Frankfurt, Jerman. Sebelum acara Frankfurt Book Fair (FBF) yang akan berlangsung pada Oktober 2015 mendatang, Indonesia juga menjadi peserta dalam pameran buku internasional di Jerman, Leipzig Book Fair. Leipzig Book Fair ini akan menjadi ajang perkenalan pertama Indonesia ke khalayak internasional sebagai Tamu Kehormatan FBF 2015.

“Sebagai tembakan pertama itu di Leipzig. Dan ini memang diharuskan kita (sebagai Tamu Kehormatan FBF) ikut Leipzig Book Fair. Book fair yg besar di Jerman ada dua, yaitu Leipzig dan Frankfurt. Leipzig adalah yang terbesar kedua. Jadi seperti ‘Ini loh kami datang’. Di Leipzig Book Fair kita diberi tempat untuk memperkenalkan Indonesia sebagai Tamu Kehormatan Frankfurt Book Fair,” jelas Ketua Komite Nasional Indonesia Program Guest of Honour FBF, Goenawan Mohamad, saat rapat persiapan Leipzig Book Fair di Jakarta, Jumat lalu (06/03/2015).

Berbagai acara dari Indonesia telah disiapkan untuk Leipzig Book Fair. Beberapa pembicara utama dalam acara diskusi di Leipzig Book Fair telah tiba di Leipzig, Jerman, hari ini, Rabu (11/03/2015). Pembicara tersebut antara lain sastrawan Sapardi Djoko Damono, Ahmad Tohari, dan ahli kuliner nusantara Sisca Soewitomo. 

Selain acara diskusi, Komite Nasional Indonesia Program Guest of Honour FBF juga menyiapkan acara yang disebut Indonesian Soup. Acara ini merupakan acara ramah tamah sebagai pengantar networking antara penerbit Indonesia dengan penerbit Jerman. Diberi nama Indonesian Soup, karena dalam acara ini akan disajikan salah satu jenis sup Indonesia, yaitu Sup Bobor.

Selain itu, aktor Slamet Rahardjo akan melakukan “reading” atau pembacaan syair/puisi. Kemudian untuk acara kuliner, ahli kuliner Sisca Soewitomo akan menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk “Indonesia is Hot; Indonesian Cuisine and Cookbooks”. Acara diskusi tidak meliputi demo masak. Tetapi perempuan yang telah menulis 125 buku kuliner itu telah menyiapkan berbagai bumbu asli dan bahan-bahan masakan yang dibawa dari Indonesia. 

“Saya akan jelaskan kalau bumbu dasar Indonesia itu terdiri dari tiga warna, yaitu merah, putih dan kuning. Merah misalnya cabe, bawang. Itu nanti bisa dipakai untuk masak apa saja, nanti saya jelaskan,” ujar Sisca di bandara Leipzig, Jerman, Rabu, (11/03/2015).(Desliana Maulipaksi)