43 Wanita TNI Meriahkan Pameran Wedding Art Festival

0
116

BERITA JAKARTA – Kepala Balai Sudirman Letkol Laut (S) Ferry M. Arifin mewakili Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Mabes TNI Kolonel Inf Kasim Genawi, S.IP dan dihadiri oleh Direktur Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana, membuka Balai Sudirman Wedding Art Festival-2 tahun 2015, dengan tema “Green Wedding Festival 2015”  di Gedung Balai Sudirman Panti Prajurit Jl. Dr. Sahardjo No. 268 Jakarta Selatan, Jumat malam (20/3/2015).

Pameran Wedding Art Festival-2 tahun 2015, akan menampilkan Fashion Show oleh para model profesional dan artis Aura Kasih serta dimeriahkan pula oleh 43 Wanita TNI(33 pemain Musik Angklung dan 10 Fashion Show) dibawah asuhan Dandenma Mabes TNI, akan berlangsung selama tiga hari (Jumat s.d Minggu, 20-22 Maret 2015) dan terbuka untuk umum mulai pukul 12.00 s.d 21.00 WIB serta tidak dipungut biaya (gratis).

Kepala Balai Sudirman Letkol Laut (S) Ferry M. Arifin dalam sambutannya mengatakan, bahwa acara ini merupakan ajang pembuktian kreatifitas dalam berkarya dan bekerja dari semua perusahaan yang berpartisipasi baik dari mitra kerja, maupun non mitra kerja serta dukungan dari pimpinan Mabes TNI. “Event ini merupakan ajang tali silahturahim antara pengelola Balai Sudirman dengan para mitra kerja, konsumen serta calon konsumen”, kata Letkol Laut (S) Ferry.

Lebih lanjut Letkol Laut (S) Ferry M. Arifin mengatakan bahwa, kegiatan ini bekerjasama dengan Adiza Creative Idea pimpinan Bapak Bogi serta Bapak Ir. Fajar dari Rumah Kampung.  Disamping itu, Balai Sudirman telah memiliki In House Cathering yangbekerjasama dengan PT. Dapur Pangan Sejahtera, yang telah berpengalaman dalam aneka menu dan penyajian khas hotel bintang lima.

Pameran Wedding Art Festival ini berkaitan dengan segala sesuatu pernak-pernik pernikahan seperti Wedding Organizer, Cathering DPS (Dapur Pangan Sejahtera), Rias Pengantin, Dekorasi, Dokumentasi, Entertainment.  Pameran yang mengambil tema“Pelaminan dengan ragam flora terbanyak dari Nusantara” berhasil memecahkan rekor MURI.  Tema ini sangat unik untuk wedding exhibition, karena konsep pameran yang berbeda walau dengan tema yang sudah umum (green) tetapi belum pernah dibuat dalam skala pameran wedding di Jakarta, diikuti oleh 96 Vendor ternama Indonesia.

Filosofi Pameran adalah: Pertama, kehidupan manusia, termasuk di dalamnya kehidupan berumah tangga (marriage) yang tidak terlepas dari lingkungan/habitatnya (environment). Lingkungan secara fisik yang sehat, seimbang, terjaga tentu berakibat menyehatkan penghuninya, termasuk penghuni rumah tangga yang baru dibentuk (new life & new living). 

Kedua, lingkungan hidup dan kondisi alam sekitar yang sudah mulai tidak sehat/global warming/ rusaknya hutan-hutan/ eksploitasi bumi dan lain-lain harus segera di cegah dan kita wajib memberi edukasi sekecil apapun dan semampu kita, dan jauh lebih penting adalah adanya gerakan/action to more better

Ketiga, dalam skala yang lebih kecil kita mulai dari pasangan manusia yang akan menempuh “hidup baru” untuk juga  sadar dan mulai peduli terhadap lingkungan hidupnya, yang akan memberi dampak kepada generasi-generasi berikutnya yang akan tumbuh-kembang dari contoh nyata orang tuanya terlebih dahulu. (Thioman)