Tabrakan Maut Laga Adu Kambing, Satu Tewas Dua Pelajar SMP Kritis

0
62

BERITA ASAHAN – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Daerah Rejo Sari dekat bukit Kabupaten Asahan . Dua unit sepeda motor bertabrakan seperti laga “adu kambing” akhirnya satu pengendara Honda Win BK 2834 JL tewas ditempat kejadian. Sementara yang dua pelajar SMP.02 Setia Janji Kabupaten Asahan yang mengendarain Revo BK 4075 VAI dalam kritis, Kamis (19/3/2015) sekitar pukul 12.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Beritaekspres.com, kejadian itu berawal saat dua unit sepeda motor yang sama – sama melaju kencang dari arah berlawanan tiba – tiba bertabrakan. “Dua motor itu sama – sama kencang dari arah berlawanan. Jadi mungkin keduanya kagok, akhirnya terjadilah tabrakan itu,” ujar salah seorang warga bernama Ari yang sempat menyaksikan kecelakaan itu terjadi.

Masih kata Ari, kedua pengendara sepeda motor tersebut terpental. Satu orang tewas ditempat. Sementara, dua orang pengendara kondisinya kritis dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Manan Simatupang Kisaran. “Karena waktu kejadian, petugas dari Sat Lantas Polres Asahan belum juga muncul ke TKP ,” terangnya. 

Ari melanjutkan, korban yang meninggal dunia di tempat bernama Solehan (50) warga Aek gerger Tinjoan, Kabupaten Simalungun yang sehari-harinya berjualan kekampung – kampung. Saat musibah itu terjadi, Solehan ingin pulang dari arah Kota Kisaran dan korban baru selesai berbelanja.

Sampai ditenggah perjalanan, tempatnya depan kantor Balai Desa Rejo sari datang satu pengendara kereta Revo yang dikendarain Darma (15)  warga Setia Janji berboncengan dengan rekanya Gusti (15) warga yang sama. Gunsti dan Darma berangkat tergesa – gesa ingin melihat pameran yang ada dilapangan Hoki Kota Kisaran hingga tabrakan mau itu terjadi.

Keterangan dari pihak rumah sakit RSUD HAM Kota Kisaran saat dimintai keterangan soal kondisi kedua pelajar SMP itu mengatakan, kondisi Darma saat ini masih koma, karena korban mengalami patah kaki dan tangan. Sedangkan rekanya Gusti mengalami pecah dikepala dan banyak luka sobek di sekujur badannya.

Terpisah, Sri istri korban Solehan yang tewas ditempat saat dimintai keteranganya belum bisa mengasih komentar. “Yang jelas suami saya itu mau pulang kerumah karena suami saya itu baru pulang belanja,” singkatnya.

Diketahui, Solehan korban tewas mempunyai anak tiga. Korban sehari-harinya bekerja sebagai pedagang sayur keliling ke kampung – kampung dan saat ini kasus tabrakam maut tersebut masih ditangani lebih lanjut oleh pihak Satlantas Polres Asahan. (***)

Kabiro Asahan Sumut : Fran Manurung