Tergiur Keuntungan Besar Tukar Mata Uang Dollar, Pengusaha Bekasi Tertipu Uang Upin Ipin

0
307
Korban

BERITA BEKASI – Ipno (40) warga Bekasi, bersama dua orang teman kerjanya, terlihat penuh kesal saat mendatangi Polsek Jagakarsa. Maklum, salah seorang dari mereka, yakni Iwan (40) warga Bintaro, mengaku telah menjadi korban dihipnotis oleh seseorang yang baru dikenalnya.

Tak pelak, uang operasional milik perusahaan tempat mereka bekerja, sebesar 190 dolar Amerika atau mencapai 240 juta, ludes dibawa kabur oleh pelaku.

Menurut Ipno, peristiwa ini berawal saat ketiga sekawanan ini, hendak menukar uang dolar milik perusahaan mereka yang bergerak dibidang kontraktor, kepada seseorang yang bernama Ricky, pada Senin (23/3/2015) kemarin.

Di sana pelaku, mengaku mampu memberikan keuntungan besar, jika mereka mau melakukan transaksi menukar mata uang dolar dengan mata uang Rupiah secara tunai, dengan pihaknya.

Bujuk rayu pun dilakukan Ricky. Untuk meyakinkan, ia pun mengaku dapat memberikan nilai tukar dollar, jauh di atas pasaran. Mereka pun percaya, apalagi nilai tukar uang rupiah, belakangan ini, tengah naik turun, alias tidak stabil.

“Kita kenal Ricky, awalnya dari kenalan saya bernama Hari Pendeta. Ia menjelaskan, jika dia punya kenalan yang dapat membantu nukar uang dolar. Akhirnya, kita kontak, dan janji bertemu pertama di depan Stasiun Pasar Minggu,” kata Ipno.

Nah, setelah perkenalan itu, ternyata pelaku meminta korban seorang diri, untuk mencoba mengkrocek uang dollar mereka ke bank, guna memastikan ke aslinya. “Saya berdua tidak boleh ikut. Hanya Iwan, saja, karena dia yang memang megang uang itu. Mereka pun naik mobil, dan bilang mau ke bank untuk cek keaslian uang dolar tersebut,” jelasnya.

Setelah, kelar berurusan dengan pihak bank dan mendapatkan kebenaran keaslian dollar, Iwan pun diajak berjalan-jalan lagi, untuk menemui sejumlah teman Ricky di wilayah jalan Nangka 1, Jagakarsa. Alasannya, uang ratusan juta rupiah yang hendak ditukar, dapat di ambil di sana.

“Setelah dari bank, rupanya Hp teman kita Iwan tak bisa dihubungi. Hingga akhirnya, dia bisa di kontak dan bilang telah di Jalan Nangka. Kita berdua akhirnya nyusul kesana,” ucap dia.

Namun sial, sesampainya di sana, uang gepokan Rupiah yang dimasukkan ke dalam tas oleh Iwan adalah palsu. Uang sejumlah 240-an juta itu, hanyalah uang mainan bergambar Upin-Ipin, tokoh kartun asal Malaysia.

Sontak mereka lemas tak karuan. Mereka lalu melaporkan ke SPK Polsek Jagakarsa. Iwan sebagai korban langsung membawa Ricky yang pertama mengenalkannya pada pelaku,untuk  diperiksa oleh polisi, namun baru sebagai saksi.

“Kata Iwan, Ricky ajak dia ke Jalan Nangka, deket sebuah Alfamart. Di sana, kata Ricky uang rupiah akan di bawa oleh temannya. Mereka akhirnya bertemu, dan transaksi dilakukan. Iwan mengaku saat diperiksa dia seorang diri, uang tersebut semuanya asli.

Tapi, pas kita datang, uang tersebut hanya uang mainan. Dan si pelaku sudah keburu pergi sama temennya, bawa uang dollar kita. Iwan mengaku jika dirinya di sirep, matanya di hipnotis. Nyesel kita, mending nukar uang di Money Changer saja kalau gitu,” sesal mereka. Kasus tersebut kini ditangani oleh polsek jagakrsa. ( Yon )