Hadapi Kenaikan BBM, Organda DKI Jakarta Bakal Naikan Tarif Angkot Rp500

0
92

BERITA JAKARTA – Tarif angkutan umum dalam kota (angkot) di Jakarta, bakal mengalami kenaikan sekira Rp500. Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta telah memutuskan kenaikan tersebut dalam rapat yang digelar hari ini.

“kenaikan tarif angkutan umum  tersebut merupakan keputusan rapat pleno DPD Organda DKI,” kata Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan, Selasa (31/3/2015) kemaren.

Menurut dia, untuk tarif angkot atau mikrolet, akan mengalami kenaikan menjadi Rp4.000 dari sebelumnya Rp3.500. Selain itu, ada usulan tarif atas dan bawah. “Usulan ini akan disesuaikan dengan besarnya kenaikan harga BBM,” jelasnya.

Tarif batas bawah untuk angkot diusulkan Rp4.000, dengan catatan harga BBM subsidi jenis premium Rp7.400-7.700 per liter. Sedangkan tarif batas atas Rp5.000 dengan kondisi harga premium Rp7.750-Rp8.500 per liter.

Selanjutnya, imbuh Shafruhan, untuk tarif bus kota (reguler) yang awalnya Rp3.800 menjadi Rp4.000. Sementara angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) tidak berubah, tapi bisa menyesuaikan tergantung harga BBM. Tarif bus AKAP ini bisa naik-turun hingga 20 persen dari tarif dasar.

Sama dengan tarif bus AKAP, tarif taksi juga tetap. Dengan catatan tarifnya mengikuti harga BBM. Untuk tarif batas atas tarifnya adalah Rp8.500, sementara tarif batas bawah adalah Rp7.500. “Kenaikan tarif akan ditinjau ulang sesuai harga BBM,” tandasnya. (Na/red)