Dianggap Seperti Keluarga Sendiri, PRT Malah Tilep Uang Majikan Hingga Puluhan Miliar

0
98

BERITA JAKARTA – Tipu uang majikan miliran rupiah, Franciska A Pontoh(42) warga Jalan Tambak No 2 C 18 RT 008/RW005. Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng Jakarta Pusat, terpaksa harus duduk dikursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Sidang yang diketuai Majelis hakim, Hakim DR Syahrul dengan agenda pemeriksaan saksi korban. Dalam keterangannya, Tachiana Sumampouw mengatakan, dirinya merasa ditipu oleh terdakwa. Padahal, terdakwa sendiri merupakan seorang pembantu. Namun, sudah dianggap seperti anak sendiri dalam keluarga korban.

“Sudah 15 tahun terdakwa bekerja dan sudah dianggap sebagai keluarga sendiri dalam keluarga. Setiap kebutuhan dan keperluan saya percayakan terhadap terdakwa sepenuhnya,” ujar Tachiana dihadapan Majelis hakim,” Kamis (8/4/2015) kemaren.

Namun lanjut korban, dirinya merasa ditipu ditipu dengan hasil penjualan rumah yang beralamat di Jalan Maluku No9, Jakarta Pusat. Menurutnya, rumah tersebut sudah terjual seharga Rp92,500 M dan kepengurusannya dipercayakan kepada terdakwa.

“Tapi terdakwa yang saya percaya ini mengatakan, rumah laku terjual hanya seharga Rp85 miliar. Anehnya malah saya dibebani hutang yang mana perbuatan tersebut dilakukan oleh terdakwa,” kesalnya.

Korban menjelaskan, ketika.Elizabeth  anak korban datang ke Jakarta dengan maksud ingin meminta uang untuk membeli apartemen lalu, korban menyuruh anaknya untuk mengambil uang di Rekening korban. Namun, ketika Elizabeth datang ke Bank untuk mengambil uang, ternyata di rekening korban hanya ada Rp65.000.

“Ternyata Lia Olivia sebagai karyawan Bank tersebut, mengaku disuruh berbohong oleh terdakwa dengan mengatakan ada dana sebesar Rp8 Milyar di rekening saya. dari itu aja, saya sudah ditipu Rp7,5 Miliar lebih,” tandasnya.

Dengan Kejadian ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eko menjerat terdakwa dengan pasal 368 ayat (1) KUHP, Pasal 263 atau 362 dan 378 KUHP. (Bambang Swantoro)