Makan Bakso Berduaan Dalam Gubuk, Duda Pengangguran Gauli Gadis Belia

0
71
Irwan Sianturi (Tengah)

BERITA KISARAN – Irwanto Sianturi (27) warga Dusun IV Desa Huta Padang Kecamatan. Bandar pasir Mandoge yang bersetatus duda satu anak terpaksa harus menikmati dinginya tidur didalam sel tahanan Mapolres Asahan. Pasalnya, orang tua korban gadis belia sebut saja, Intan (16) yang dicabuli tidak terima dan melaporkan perbuatannya ke Polres Asahan, Rabu (22/4/2015) kemaren.

Peristiwa itu bermula, dari perkenalannya dengan Intan gadis belia yang masih duduk dibangku kelas I di salah satu sekolah SMK pada awal Maret 2015 lalu. “Tidak sengaja dapat nomor Handphone (Hp), lalu dicoba hubungi dan ternyata yang menyambut cewek,” Aku Irwanto mengawali cerita kepada Beritaekspres.com, Rabu (22/4).

Karena perkenalanya mendapat sambutan, dirinya jadi sering menghubungi dan Intan  sendiri juga sering mengirim pesan singkat melalui sms. Pada 16 Maret sekitar pukul 18.00 WIB, Intan menghubungi minta malamnya diantarkan ke tempat Kebaktian, tanpa berpikir panjang saya langsung menyanggupi,” terangnya. Pergi saya jemput kemudian pulang kebaktian saya antarkan dan sejak itulah komunikasi bertambah lancar.

Karena komunikasi lancar, tepatnya Jumat (20/3/2015) lalu, kembali Intan minta diantarkan untuk Kebaktian lagi dan saya pun mengiyahkan, “Sepulang dari Kebaktian, kami beli Bakso namun tidak makan di warung melainkan dibungkus dibawa pulang,” tuturnya.

Kami melanjutkan perjalanan dan sesampainya di Simpang sekitar 5 Km dari rumahnya atau tepat dipeladangan kelapa sawit milik warga, kami berhenti dan mencari tempat untuk makan bakso yang sudah dibeli.

Intan tidak protes saat saya ajak masuk ke dalam gubuk pada hal saat itu sudah larut malam “Ayok masuk dek, kita makan baksonya “Intan pun masuk dengan modal penerangan lampu minyak tanah yang ada digubuk, kami pun makan baksonya. Usai makan bakso, aku mulai berani memegang bahu lantas memeluknya dan Intan saat itu tidak menolak. Tidak sampai disitu, kemudian aku cium dan merabah buah dadanya, disitu intan menolak sambil bilang, “Jangan bang “Kemudian saya yakinkan jika saya mencintainya, beber irwanto.

Masih menurut pria bersetatus duda itu, Intan sempat menolak dan mengatakan jika dirinya masih sekolah, “Aku masih sekolah bang, nanti kalau terjadi sesuatu bagaimana. “Saya kembali yakinkan, kalau terjadi sesuatu nanti abang bertanggung jawab dan menikahinya.

Intan yang sudah terlena akhirnya pasrah saat saya mulai mempereteli satu persatu pakainya hingga melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri yang sah dan bahkan sampai dua kali pada malam itu,” pungkasnya.

Sementara menurut R Hasibuan ibu kandung Intan saat membuat laporan ke Polres Asahan, terungkapnya pencabulan itu karena Intan yang biasa periang jadi sering murung dan berdiam diri di dalam kamar, “Saya curiga, mengapa anak pertama dari empat bersaudara ini jadi sering berdiam diri di dalam kamar,” tuturnya dihadapan petugas saat membuat laporan.

Karena curiga, pada tanggal 23 Maret sekitar pukul 20.00 WIB, Intan saya ajak bicara dan dengan lugunya anak gadis saya menceritakan semua yang sudah terjadi, “Apa yang diceritakan intan membuat saya merinding,” ujar boru Hasibuan saat itu, pasca mendengar pengakuan anak gadisnya dan langsung membuat laporan ke Polres Asahan.

Intan gadis belia yang masih duduk dibangku kelas I SMK itu tidak mau berkomentar banyak saat dikonfirmasi awak Beritaekspres.com, di Mapolres Asahan. “Sudahlah bang, saya benci semua ini,” ungkap Intan sambil berlalu memasuki ruangan penyidik PPA Polres Asahan.

Kepada Beritaekspres.com, Kanit PPA Ipda S Siahaan membenarkan jika mereka sudah mengamankan tersangka pencabulan terhadap gadis dibawah umur, ” Tersangka Irwanto Sianturi sudah kami amankan saat ini sudah berada di salah satu tempat rekrasi di Kota Kisaran,” terang Ipda S Siahaan.

Berdasarkan laporan orang tua korban dan keterangan sejumlah saksi mata serta hasil visum, tersangka Irwanto Sianturi kami amankan dan saat diamankan tersangka tidak banyak bicara dan membenarkan apa yang sudah diperbuatnya dengan Intan, “Tersangka tidak banyak cakap dan mengaku benar sudah mencabuli Intan dan dia siap bertanggungjawab,” pungkasnya. (***)

Kabiro Asahan Sumut: Fran Manurung