Proyek Light Rail Transit, Presiden Minta Ahok Garap 7 Koridor Kereta Tahun Ini

0
84

BERITA JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk meletakan batu pertama proyek light rail transit (LRT) tahun ini.

“Beliau maunya tahun ini sudah harus groundbreaking. Juni sudah harus lelang,” kata Ahok usai bertemu  Presiden di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Menurut Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan menggandeng perusahaan Jepang untuk pengadaan LRT ini dan perusahaan Tiongkok untuk menggarap infrastruktur di bawah rel.

Sedang dana proyek pembangunan pola transportasi massal akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk membangun infrastruktur bawah.

Sementara itu, badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah yang ikut dalam proyek itu akan mengoperasikan LRT dan mendapat keuntungan dari pembelian tiket.

Rencananya, Pemprov DKI Jakarta akan membangun tujuh rute LRT dengan untuk biaya tiap satu rute  sekitar Rp 7,5 triliun. Depo utama berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ketujuh rute meliputi:

1. Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km),
2 Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km),
3. Joglo-Tanah Abang (11 km),
4. Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km),
5. Pesing-Kelapa Gading (20,7 km),
6. Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km), dan
7. Cempaka Putih-Ancol (10 km).

Tiap rute akan dilalui 20 rangkaian kereta LRT yang masing-masing bisa mengangkut 628 penumpang. (Humas Setkab/ES)