Polres Asahan, Keluarkan 1.123 Surat Tilang Selama Operasi Patuh Toba 2015 Berlangsung

0
6

BERITA ASAHAN – Kesadaran pengendara bermotor di Asahan, Sumatera Utara masih rendah terhadap peraturan. Buktinya selama sepekan terhitung dari tanggal 27-4 April 2015 dalam OPS Patuh Toba 2015 digelar, pihak Satlantas Polres Asahan sudah mengeluarkan 1.123 surat tilang.

“Kecelakaan lalu lintas tidak terlepas dari pelanggaran lalu lintas. Untuk itu, setidaknya untuk keselamatan diri kita pribadi, patuhilah peraturan lalu lintas,” ujar Kasat Lantas Polres Asahan AKP Afdhal Junaidi SIK ,melalui Kaur Mintu Satlantas Iptu M.Butar-Butar, kepada Beritaekspres.com, diruang kejanya, Kamis (4/6/2015).

Menurut Butar butar, pelanggaran lalu lintas tidak hanya merugikan pelanggaran pengemudi kendaraan bermotor, tapi juga orang lain. Karena itu, harus bersama-sama mematuhi peraturan lalu lintas. Sejak dimulainya Ops Patuh 2015, Satlantas Polres Asahan dan jajarannya, telah melakukan penilangan terhadap 1.123 pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Sedangkan teguran terhadap pengendara dikeluarkan sebanyak 110 set, Laka lantas 8 kasus dengan korban meninggal dunia 2 orang, luka berat 6 orang dan korban luka ringan 9 orang kerugian material diperkirakan akibat Lakalantas Rp8.850.000 ribu. “Kita tetap berupaya untuk menekan angka pelanggaran aturan lalu lintas yang tinggi itu. Kita akan terus laksanakan program untuk mewujudkan tertib lalu lintas sebagai budaya di Kabupaten Asahan ini,” terangnya.

Banyak pelanggaran lalulintas lanjutnya, dilakukan sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat, sehingga harus ditilang. Pelanggaran yang paling menonjol adalah tidak membawa SIM dan kelengkapan kendaraan lainnya. “Penindakan tegas harus diambil kepada pengguna jalan yang melanggar agar mereka bisa mematuhi tertib lalulintas, dan lagi untuk menekan tingkat kecelakaan para pengguna jalan,” ucapnya butar-butar.

Selain itu, Operasi Patuh Toba 2015 ini juga diharapkan dapat mendorong tercapainya tujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu-lintas di jalan raya. Meminimalisir pelanggaran kecelakaan lalu lintas. Menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Meningkatkan peran aktif masyarakat sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan.

Masih kata Butar-Butar, seluruh kendaraan yang terjaring razia akan ditilang dan ditahan surat-surat atau dokumennya yang selanjutnya akan diserahkan ke pihak Pengadilan Negeri (PN) setempat untuk di sidangkan pada hari yang ditentukan.

Dia mengimbau seluruh pengendara baik roda dua, tiga maupun roda empat mematuhi seluruh aturan tertib lalulintas, hingga lalulintas bisa lancar dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Razia penertiban ini juga tambahnya, dimaksudkan untuk mengurangi angka kenderaan yang tidak memiliki dokumen agar para pemilik kendaraan jera dan mau bekerja sama untuk menlengkapi segala administrasi dan dokumen kendaraan masing-masing.” Pungkasnya. (***).

Biro Asahan Sumut: Fran Manurung