Akses Jalan Ditutup, Ratusan Warga Bersenjata Parang, Nyaris Bentrok Dengan Keamanan Perusahaan Sawit

0
69
Warga

BERITA KISARAN – Ratusan warga yang bersenjatakan parang panjang nyaris bentrok dengan pengamanan Swakarya Perkebunan PT. Padasa Utama Enam, Teluk Dalam, Asahan, Sumatera Utara yang dipicu ditutupnya Jalan Akses warga untuk menuju kebun mereka, bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena sempat diredam aparat Kepolisian, Minggu (7/6/2015) siang kemaren.

Aksi spontan warga yangtergabung dalam kelompok Tani Maju Bersama ini merasa tidak puas hati atas tindakan sepihak dari perusahaan perkebunan sawit PT. Pandasa Enam Utama yang tiba-tiba menutup jalan akses jalan utama menuju perkebunan warga setempat. Warga yang emosi berkumpul didepan portal yang dibuat pihak perusahaan perkebunan.M

Kepada Beritaekspres.com, Koordinator Petani Maju Bersama, Khairul Panjaitan mengatakan, jalan yang diportal ini merupakan akses keluar masuk bagi warga yang ada disini dan jalan ini sudah ada sejak tahun 1925 dan merupakan jalan umum. “Jadi jangan begitulah cara mereka main tutup akses jalan kami sebagai warga disini. Apalagi itu merupakan akses kami untuk menuju kebun kami,” tandasnya singkat.

Pantauan Beritaekspres.com dilokasi, para petani ini menuntut agar portal tersebut dibuka dan warga setempat mengancam akan bertindak anarkis dengan mengikat mandor perkebunan ditiang portal tersebut jika tidak dibuka. Sementara, pihak perusahaan perkebunan sawit tidak bersedia dimintai keterangannya terkait penutupan akses jalan warga. (Fran Manurung)