Menteri Agama, Dukung KOMAT Bangun Kedamaian dan Toleransi di Tolikara Papua

0
12

BERITA JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, pagi ini menerima Komite Umat Untuk Tolikara (KOMAT) di Rumah Dinas Komplek Widya Chandra, Jakarta. Dipimpin Bachtiar Nasir, sejumlah aktivis dan tokoh umat Islam menemui Menag untuk menyampaikan niat dan upaya mereka dalam berkontribusi bagi perwujudan kembali perdamaian dan toleransi di Tolikara, Rabu (22/7/2015)

“Pagi ini, saya menerima delegasi dari Komite Umat untuk Tolikara (KOMAT) yang dipimpin oleh Ust. Bachtiar Nasir dengan beberapa yang lain. Komite ini berangggotakan para tokoh dan aktivis Islam yang memiliki kepedulian yang tinggi, bagaimana agar kasus Tolikara ini bisa dipulihkan kembali,”  demikian penjelasan Menag kepada Pinmas, usai pertemuan dengan Komat, Jakarta, Rabu (22/7). 

Tampak hadir dalam pertemuan ini antara lain: Haikal Hasan, Mustofa (Aktivis Media Islam), Zaitun Rasmin (Wahdah Islamiyah), serta perwakilan dari Dompet Duafa Republika dan sejumlah aktivis Islam lainnya. Didin Hafiduddin didaulat sebagai Dewan Pengarah organisasi ini, sedang sebagai ketua harian adalah Bachtiar Nasir.

“Mereka ingin ikut memberikan kontribusi, membantu memulihkan kembali kondisi Tolikara ke arah yang lebih baik,” jelas Menag.

Menurut Menag,  proses rehabilitasi nantinya tidak hanya terkait dengan persoalan fisik dan bangunan saja, misalnya: kios, masjid, dan lainnya. Lebih dari itu, proses rehabilitasi  yang tidak kalah penting adalah ikut kembali membangun kedamaian, toleransi di antara umat beragama di Tolikara dan seluruh wilayah Tanah Air.

Menag mengaku sangat mengapresiasi iktikad baik KOMAT dalam ikut berkontribusi bagi kemajuan perdamaian dan tolerasnsi di Indonesia. “Saya mengapresiasi dan mendukung penuh komite ini dan mudah-mudahan mereka diberikan kekuatan untuk terus berkemampuan mewujudkan dan merealisasikan niat baiknya,” ujar Menag.

Menag berharap, gerakan yang diinisiasi oleh para tokoh yang tergabung dalam KOMET ini menjadi salah satu perwujudan kepedulian umat dalam menebarkan kemaslahatan di Indonesia. “Mudah-mudahan ini juga sekaligus wujud dari kepedulian umat Islam melalui para tokoh-tokohnya dalam ikut menebarkan kemaslahatan bagi sesama di Tanah Air tercinta,” harapnya. (MKD)