Jelang Pilkada Serentak, Beberapa Parpol di Kota Depok Mengalami Perpecahan Dukungan Calon

0
56

BERITA DEPOK – Beberapa  Partai Politik (Parpol) Kota Depok mengalami perpecahan pada pelaksanaan Pemilihan Daerah (Pilkada) serentak 2015.

Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok yang sebelumnya mengusung sang Ketua, yakni Hasbullah Rahmad terpaksa harus memberikan dukungan pada pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi yang diusung dari Koalisi Damai.

Koalisi Damai sendiri terdiri dari PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, PPP, PKB dan PAN. Koalisi ini dinilai mendominasi pasangan calon yang muncul di Pilkada Depok 2015.

Kepada Beritaekspres.com, Hasbullah Rahmad menyatakan dirinya legowo dengan hasil keputusan DPP PAN yang mengharuskan mendukung pasangan Dimas-Babai. Dia rela mundur dari rencananya sebagai Bakal Calon (Balon) Wali Kota Depok. Salah satu alasan mundurnya dari pencalonan antara lain faktor elektabilitas. Pihaknya enggan gegabah asal maju begitu saja sebelum memiliki format yang meyakinkan.

“Sejauh belum memiliki format paket yang jelas, kita enggak mau asal maju. Makanya, DPP memilih untuk mendukung Dimas-Babai. Sebagai kader partai, saya harus taat,” ujarnya saat ditemui di Kantor KPU Kota Depok, Senin (27/7/2015).

Sebelumnya, niatan Hasbullah maju di Pilkada Depok akan disandingkan dengan Idris Abdul Shomad dari PKS. Namun, PKS justru lebih memilih Partai Gerindra yang mengusung Pradi Supriatna selaku ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok  menjadi pendamping Idris Abdul Shomad.

Sampai saat ini, pengusungan Idris-Pradi secara resmi didukung oleh PKS dan Partai Gerindra. Namun, beberapa kader partai lain seperti PKB dan PPP juga secara personal mendukung pencalonan Idris-Pradi.

Ketua PKS Kota Depok Muhammad Suparyono mengatakan dukungan dari partai lain kepada Idris-Pradi memang datang secara personal. “Mereka mendukung bukan atas nama lembaga Partai,” katanya.

Sementara itu, Idris Abdul Shomad menuturkan pihaknya masih membuka peluang siapa pun partai lain yang ingin bergabung mendukung pasangan Idris-Pradi. “Kita masih terus lakukan komunikasi dengan partai lain.” Pungkasnya. (Boy Chania)