Pimpin Ratas, Presiden Jokowi Minta Jajaran Pemerintah Perhatikan Masalah Kekeringan

0
53

BERITA JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada jajaran pemerintahan, bahwa musim kemarau di Indonesia yang merupakan dampak dari El Nino, telah mencapai level  yang perlu betul-betul diperhatikan.

“Keadaan ini diprediksi kemungkinan akan menguat mulai  Agustus sampai Desember,” kata Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas tentang antisipasi dampak El Nino terhadap kekeringan dan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (31/7/2015) siang.

Menurut Presiden, kekeringan sudah mulai tampak di beberapa wilayah Jawa, Sulawesi Selatan, Lampung, Bali, NTB, dan NTT.

Bahkan jika dipantau dari peta monitoring hari tanpa hujan, lanjut Presiden, di wilayah-wilayah tersebut memang sudah kering sejak bulan Mei.

Oleh karena itu, Presiden meminta agar pada rapat terbatas (ratas) itu pembahasan masalah tersebut, bisa dicarikan jalan keluar.

Presiden juga meminta dilakukannya kewaspadaan terhadap beberapa titik hotspot yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran hutan.

Yang paling penting, menurut Presiden, adalah bagaimana menyelamatkan petani. “Selamatkan petani, selamatkan nelayan, dan juga bagaimana kebakaran hutan akibat El Nino bisa kita cegah bersama,” pesan Presiden Jokowi.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, Mensesneg Pratikno, Mendagri Tjahjo Kumolo, Kepala Staf Kepresidenan Luhut B. Pandjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Seskab Andi Widjajanto, Men PPN/Bappenas Andrinof Chaniago, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry M. Balda, Menteri PU dan Pera Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. (SM/HH/GUN/ES)