Semarakan Gelaran Pasar Seni 2015, Dekase Pentaskan Empat Dalang Cilik

0
69

BERITA SEMARANG  – Guna Lebih semarakan dan ramaikan Gelaran Pasar Seni 2015, Dewan Kesenian Semarang (Dekase) gelar pentas Empat dalang cilik. Pagelaran yang dilaksanakan di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Jalan Sriwijaya Semarang, Jawa Tengah ini, didukung sepenuhnya oleh BCA bersama Radio JFM Semarang, dimana mereka menggelar wayang bocah yang menampilkan empat dalang cilik yang berkolaborasi dan menunjukkan kebolehannya, Sabtu (8/8/2015).  
 
Ditemui Beritaekspres.com, di TBRS Semarang Head of CSR BCA Pusat, Sapto Rachmadi mengatakan, “Kami sengaja menampilkan wayang supaya budaya Jawa ini tidak hilang begitu saja,” Menurutnya, wayang yang merupakan budaya Jawa saat ini terlihat hampir punah, dimana regenerasi semakin tersendat adanya budaya asing yang masuk ke Indonesia. Melihat itu semua, pihaknya merasa prihatin apabila budaya Jawa sampai tak dikenal lagi oleh masyarakatnya, terutama para generasi muda.

Dengan adanya pegelaran wayang bocah ini diharapkan agar anak-anak lebih mengenal dan menyukai wayang, yang merupakan budaya dan peninggalan agung leluhur bangsa. terlebih Kota Semarang terletak berdekatan dengan Kota Solo dan Jogja yang merupakan pusatnya wayang. Pihaknya berjanji dalam waktu dekat juga akan menggelar acara wayang dengan menggandeng kembali anak sekolah, seperti yang telah digelar sebelumnya, baik di mall-mall ataupun di sekolah.

Sementara Pasar Seni 2015 yang dibuka oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo akan berlangsung setiap hari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB, mulai 8 hingga 16 Agustus 2015. Para peserta Pasar Seni berasal dari berbagai daerah di Jawa dan Bali. Rata-rata mereka adalah peserta tetap berbagai gelaran pasar seni rupa di Indonesia.

“Di sini sangat memungkinkan berbagai kalangan masyarakat untuk mengunjungi pasar seni ini, dimana tidak dimiliki di Kota-Kota lain,” ucap salah satu peserta pasar seni asal Banyuwangi, Fathur.

Menurutnya hal ini menjadi poin penting bagi pelukis manapun untuk berpartisipasi. Dirinya ke Semarang membawa sejumlah karya yang ditaksir bernilai Rp 500 juta. “Doain ya semoga laris. Agar pada gelaran mendatang saya bisa mengajak kawan-kawan di luar Pulau Jawa dan Bali,” tandas Fathur.

Fathur berharap, masyarakat Kota Semarang bisa memberikan kontribusinya dengan penuh, baik dari pengusaha, pejabat maupun masyarakat umum. Event gelaran serupa juga dilaksanakan di Kota Surabaya, Bandung, Jakarta dan Yogyakarta. (Nining).