Mulyati Sukarya, SH. MH: Pendidikan Penunjang, Sangat Penting Agar Advokad PERADI Lebih Profesional

0
110
Mulyati Sukarya, SH. MH

BERITA BEKASI – “Pendidikan penunjang sangat penting bagi Anggota PERADI dalam menjalankan profesi secara profesional, itu sangat saya rasakan sejak saya fokus sebagai konsultan HAKI. Oleh karena itu, Insya Allah berbagai keahlian penunjang akan saya berikan kepada Anggota PERADI Bekasi, jika Allah berkehendak”. Hal tersebut dikatakan, Mulyati Sukarya ketika berbincang dengan Beritaekspres.com, Kamis (13/8/2015)

Insya Allah lanjutnya, untuk Persatuan Advokad Indonesia (PERADI) Bekasi dirinya, sepenuhnya hanya mau mengabdi dan mendorong para advokat senior maupun yunior di Bekasi. Walau pun dirinya, tidak pernah memandang adanya perbedaan antara senior maupun yunior, semua sama dan soal rezeki dirinya sudah merasa cukup dan tidak akan berniat mau mencari keuntungan dalam mengurus organisasi. ”Soal rezeky Insya Allah saya sudah cukup, ngak ada kepikiran mau cari untung dalam organisasi,” katanya.  

Masih kata Teh Euis sapaan akrabnya, soal visi dan misi tentunya pasti ada kalo kita sudah menyiapkan diri untuk maju demi PERADI Bekasi seperti, meningkatkan kualitas, integritas dan kemampuan secara profesional bagi anggota pengacara PERADI, baik secara individu maupun secara Organisasi agar setara dengan penegak hukum lainnya dan tentu juga memiliki rencana program kerja yang lebih jelas kedepannya. “Kalau ngak punya program kedepannya ya ngak mungkin lah kita siap mau menyalonkan diri,” terangnya sambil terseyum kepada crew Beritaekspres.com.

Pada prinsipnya tambah Teh Euis, dirinya siap mengemban dan menerima amanah juga tanggungjawab jika nanti dirinya dipercaya dan terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokad Indonesia (PERADI) untuk periode 2015-2019 di Bekasi. “Kayanya sudah cukup ya, karena kalau terlalu panjang kita ungkapkan jatuhnya jadi ria dan sombong lagi. Pokoknya, ya bantu do’a aja semoga Allah berikan jalan yang terbaik buat kita,” tutupnya senyum mengakhiri pembicaraan.

Mulyati Sukarya atau biasa disapa Teh Euis adalah seorang wanita yang aktif dikalangan Advokat atau Pengacara di Bekasi. Pengalaman Euis Sukarya sebagai senior Advokat dan Konsultasi Hukum sudah tidak diragukan lagi. Setelah menamatkan Sarjana Hukumnya, Euis Mulyati Sukarya berkarier sebagai salah seorang staf Biro Hukum pada Instansi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta yang kemudian berkarier sebagaiHead Legal di sebuah Perkebunan Swasta di Indonesia.

Setelah cukup mendapatkan bekal pengalaman dalam menangani berbagai kasus, selanjutnya Teh Euis, bergabung dibeberapa kantor Advokat dan Konsultasi Hukum di Jakarta dan akhirnya memutuskan untuk membuka kantor sendiri. Teh Euis juga berhasil menyelesaikan pendidikan S2-nya dibidang Hukum.

Dalam pengalaman Organisasi, Teh Euis merupakan salah seorang yang membidani lahirnya Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Bekasi dan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) sebagai DPC PERADI pertama di Indonesia.

Legalitas sebagai Pengacara Praktek diperolehnya pada tanggal 13 Maret 1995 sebagaimana Surat Keputusan Pengangkatan Pengacara Praktek No. W.8-DA-01-KP.04.13 Th. 1995. Selanjutnya, untuk mengembangkan kariernya dan meningkatkan ke profesionalisme memperoleh Surat Keputusan Menteri Kehakiman No. D-50.KP.04.13 Th. 1999 tanggal 27 Januari 1999 tentang Pengangkatan sebagai Penasehat Hukum juga sebagai anggota dan Pengurus PERADI No.NA.99.10063 serta sebagai Konsultasi Hukum Hak Kekayaan Intelektual No.NK-HKI.560-2011. (***)

Pewarta: Azizah Zuhriyah