Unggulkan Pengolahan Produk Itik, KTTI Berkah Abadi Bertekad Jadi Juara Nasional

0
27

BERITA TEGAL – Setelah menyandang Juara I Kelompok Tani Ternak Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Kelompok Tani Ternak Itik (KTTI) “Berkah Abadi, Kelurahan Pesurungan Lor Kecamatan Margadana Kota Tegal, bertekad menjadi juara nasional.

Dengan mengunggulkan pada pengolahan produk itik, Berkah Abadi berinovasi mengembangkan produk makanan, bukan hanya telur asin atau daging itik semata. “Dari hasil bebek kita olah menjadi bahan makanan lain. Bukan hanya berupa telur asin dan daging bebek,” ungkap Ketua KTTI Berkah Abadi, Radjum, Senin (31/8/2015).

“Sebelumnya dengan inovasi produk pengolahan itik kita menjadi juara I Kelompok Tani Ternak Berprestasi Tingkat Provinsi Jateng. Tahun lalu kita baru juara dua,” ungkap Radjum. Berkah Abadi mendapat piagam dan thropy dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat Upacara Hari Jadi ke-65 Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Simpang Lima Semarang, Sabtu (15/8). Sementara uang pembinaan sebesar Rp. 10 juta, diberikan kepada Berkah Abadi oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Ir. Agus Wariyanto, SIP, MM, pada Sabtu (22/8) di Gedung Wayang Orang Semarang.

Inovasi produk olahan Berkah Abadi berupa krupuk telur asin dan krupuk daging itik. “Afkiran telur asin yang pecah yang tidak laku dijual atau dihargai murah kita kumpulkan dan dibuat krupuk. Demikian itik afkir yang sudah tidak produksi telur, dagingnya dibuat kerupuk,” ungkap Radjum.

Untuk mempersiapkan maju perlombaan tingkat nasional, Radjum mengatakan selain pengolahan produk itik, Berkah Abadi sedang mempersiapkan administrasi agar kelompok ternak itik yang diketuainya tertib adminstrasi. Selain itu melatih ibu-ibu warga Pesurungan Lor untuk dapat mengolah makanan inovasi dari bahan-bahan hasil ternak itu.

Kepala Seksi Budidaya dan Produksi Ternak Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan) Kota Tegal drh. Sri Kristiyani dan Penyuluh Peternakan Pertama Mufrikhatun, SPt mengatakan pada tahun 2014, KTTI Berkah Abadi binaan Dislatan Kota Tegal baru mendapatkan juara II di lomba yang sama. “Karena memang tahun 2014, kekurangan kita pada produk di pengolahan hasil. Tahun ini pengolahan hasil diperbaiki. Bukan hanya produksi telur asin dan telur asap saja, tetapi sudah mulai ada produk krupuk telur asin,” ungkap Kristin.

Meski telah berinovasi dengan produk krupuk, kendala yang dihadapi oleh Berkah Abadi yakni belum maksimal dalam pengembangan. Antara lain pada pengemasan yang masih sederhana secara  manual, belum adanya Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dari Dinas Kesehatan, belum dicantumkan komposisi bahan dan netto di kemasan. “Saat ini masih proses PIRT di Dinas Kesehatan,” ungkap Kristin.

Untuk menjadi juara nasional, Dislatan Kota Tegal terus melakukan pembinaan kepada KTTI Berkah Abadi Pesurungan Lor. Menurut Mufrikhatun, kiat yang akan diterapkan kepada Berkah Abadi yakni ingin memperbaiki pengolahan hasil terutama perbaikan kemasan, kemudian mengaktifkan kembali kegiatan kelompok dengan meningkatkan kinerja kelompok.

Sedangkan menurut Kristin, selain menghasilkan produk krupuk, pengolahan produk makanan lain sedang dikembangkan oleh Berkah Abadi. Antara lain bolu kukus telur asin dan brownis telur asin.

Sementara berkaitan dengan masalah administrasi, Dislatan mengupayakan proses badan hukum bagi kelompok ternak itik tersebut. “Karena sekarang kelompok ternak itik harus berbadan hukum. Selain itu, kekompakkan anggota kelompok juga terus dibina. Mulai dari peternaknya yang mengurusi produksi telur maupun ibu rumah tangganya yang melaksanakan pengolahan. Biar keduanya berjalan sehingga bagus untuk penilaian,” ungkap Kristin.

Keberhasilan KTTI Berkah Abadi menjadi Juara, mendapat apresiasi dari Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno saat Berkantor di Dislatan Kota Tegal pada Rabu (26/8) sore. Saat itu Kepala Seksi Budidaya dan Produksi Ternak menceritakan prestasi kelompok tani ternak itik binaan Dislatan menjadi juara pertama.

“Itu memang ada nilai tambahnya bagi Kota Tegal dan bisa menjadi suatu studi bagi kota-kota lain,” ungkap Walikota Tegal. Walikota juga mengharapkan kawasan ternak itik di Pesurungan Lor sebagai satu-satunya cluster ternak itik di Indonesia dapat dikembangkan lebih baik lagi. Mulai dari produksi telur asinnya maupun pemasaran produk telur asin dan produk turunannya melalui promosi yang baik.

Selain prestasi juara pertama di tahun 2015 dan kedua di tahun 2014 Kelompok Tani Ternak Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Berkah Abadi juga telah melaksanakan kerja sama dengan berbagai instansi terutama perguruan tinggi. Antara lain pembuatan obat herbal bagi itik agar kebal terhadap cuaca ekstrim dan telur produk tidak bau dengan kerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Mesin penetasan kerjasama dengan Universitas Diponegoro Semarang dan pencegahan flu burung dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). (Boy)

Biro Jawa Tengah