Lingkungan Jadi Korban Akses Jalan, Warga Graha Indah Minta Dibuat Jembatan Darurat

0
16
Warga Bahas Akses Jalan

BERITA BEKASI – Warga Perumahan Graha Indah RW 017 resah Kawasan jalan lingkungan dijadikan perlintasan kendaraan bermotor. “Warga beralasan terjadi polusi, suara gaduh, mengganggu kenyamanan warga perumahan,” kata H Agus Bejo ketua RW017 Kelurahan Jatimekar Kecamatan Jatiasih pada wartawan, Sabtu (19/9/2015).

Menurutnya warga di Perumahannya mulai banyak mengeluh akibat dampak volume kendaraan yang melintas. “Banyangkan saja dalam waktu 10 menit ada 179 kendaraan yang melintas.

Kondisi seperti ini bisa menjadikan tensi kekesalan warga mulai meningkat, karena kenyamannya terusik. Ditambah lagi warga merasa kawatir dengan anak- anaknya tidak dapat bermain secara aman dan nyaman dihalaman rumahnya.

IMG03287-20150919-1635Warga perumahan Graha Indah kecewa lantaran penutupan jalan akibat pembangunan jembatan Nasio Graha tidak ada sosialisasi ke Ketua RT dan RW setempat. Walaupun sudah ada pemberitahuan melalui spanduk dinilai tidak efektif. Pasalnya masih banyak pengendara yang ampar amparan melintas masuk ke Perumahan.

“Seperti yang diutaraka para Ketua RT pada hari ini yaitu kami atas nama warga RW 017 meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi segera membuat jembatan perlintasan darurat di sebelah Jembatan yang dibongkar supaya kendaraan dapat melintas,” pinta Agus Bejo.

Dan pembuatan jembatan dalam waktu 3 bulan tidaklah sebentar maka perlu ada pemecahan masalah untuk pengalihan arus lalu lintas yang aman dan nyaman tidak mengganggu lingkungan. Dengan dibuatkan jembatan darurat maka pengalihan lalin dapat teratasi.

“Tidak seperti yang terjadi sekarang ini, warga Perumahan merasa terganggu kenyamanannya,” tegas Agus

Diakui Agus Bejo, kami atas nama ketua RW dan warga mendukung peningkatan pembangunan Jembatan dan pelebaran jalan untuk masyarakat. Namun perlu juga dipikirkan pengalihan lalinnya dan profesional dalam perencanaan.  (Yat)