Korban Ditembak Dilengan, Begal Bersenjata Api Kembali Beraksi di Cakung Jakarta Timur

0
79

BERITA JAKARTA – Aksi begal yang terjadi di Jakarta terus berlanjut bahkan semakin sadis seperti yang dialami Deky Dwy Ananda (20) siang sekitar pukul 14.30 WIB yang ditembak pelaku begal di Kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2015)

Deky Dwy Ananda langsung terkapar dipinggir jalan terkena tembakan pada lengan kiri hingga tembus ke ketiak dan dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Citra Harapan Indah Bekasi untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Cakung, Kompol Armunanto Hutahean mengatakan, kejadian berawal saat korban akan memarkirkan kendaraan milik kekasihnya Dewi Akhiriya Herawati (20), di Kawasan BKT. “Rencananya mereka mau pacaran sambil makan didalam mobil Nissan Evalia yang dikendarai korban,” kata Kapolsek, Selasa (22/9).

Motor yang terparkir dibelakang mobil korban akan dipindahkan namun begitu turun dari mobil, korban melihat seorang pelaku sedang mengotak-atik sepeda motor Honda Beat B 5129 GT. “Melihat hal tersebut, korban pun berteriak dan membuat kaget pelaku,” ujar kompol Armunanto.

Kompok menambahkan, pelaku yang kepergok langsung mencabut senjata api miliknya dan menembakan pistolnya. “Korban mengalami luka tembak dibagian lengan kiri dan tembus ke ketiak,” tutur Kapolsek.

Melihat korban yang tak berdaya, pelaku yang menggunakan jaket hitam pun langsung membawa kabur sepeda motor korban yang sudah dikuasasinya. Sementara rekan pelaku yang menggunakan baju kemeja motif dan memakai topi hitam, langsung tancap gas mengendarai sepeda motor Yamaha Bison tanpa plat.

“Menurut pengakuan korban, kejadiannya sangat cepat. Namun korban ingat betul wajah pelaku,” ujarnya.

Korban yang tergeletak di jalan akhirnya dibantu warga dan teman wanitanya ke RS Citra Harapan Indah, Bekasi, untuk mendapatkan pertolongan. “Saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit. Namun kondisinya masih stabil,” ungkap Armunanto.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian. Beberapa saksi yang ada dilokasi dimintai keterangan untuk mengetahui ciri-ciri pelaku. “Sejauh ini sudah empat orang saksi kita mintai keterangan petugas masih terus menggali informasi atas kejadian tersebut. Bukti-bukti yang ada di lapangan masih dikumpulkan petugas. “Kasusnya masih kami selidiki lebih mendalam,” ujar Kapolsek.  (Steve)