Profit Bisnis Sharing Parkir Meter 70:30 Antara Pengelola Dengan Pihak Pemkot Bekasi

0
88

BERITA BEKASI – PT. Pan Satria Sakti yang dipercaya Pemkot Bekasi untuk melakukan uji coba parkir meter di wilayahnya selama 90 hari ke depan, terhitung sejak 1 Agustus 2015 mengajukan sharing profit parkir meter 70:30 ke Pemkot Bekasi.

Besarnya sharing profit yang diajukan PT Pan Satria Sakti, menurut  Direkturnya, Budi Hartono kepada Beritaekspres.com mengaku karena selama ini biaya investasi yang mereka gelontorkan cukup tinggi, termasuk biaya operasional yang mereka keluarkan.

“Dari kami mengajukan sharing profit sebesar 70 persen untuk kami dan 30 persen untuk Pemkot Bekasi, karena mempertimbangkan biaya investasi dan operasional yang harus kami keluarkan,” terang Budi.

Dia menjelaskan, pendapatan retribusi parkir meter di tiga titik yakni kawasan Galaxy, Jalan Juanda dan Kawasan alun –alun  sebesar Rp347,7 juta selama Agustus 2015 masih pendapatan kotor yang masuk ke rekening kas daerah Pemkot Bekasi.

“Setelah uji coba di tiga titik pada 1 Agustus lalu, kami akan menambah dua titik parkir meter lagi yakni di RSUD Kota Bekasi dan Ruko Ganesha pada 1 September 2015 nanti,” ujarnya.

Budi menjelaskan, potensi pendapatan retribusi parkir meter yang berada di lahan fasos dan fasum mencapai Rp30 miliar per tahun. “Potensi omzet parkir, selain parkir yang dikelola operator seperti di Mal-Mal atau Hotel, bisa mencapai Rp25-30 miliar per tahun. Meski itu masih pendapatan kotor, tapi kalau dikelola dengan maksimal dapat menambah pendapatan kas daerah,” ujarnya.

Kita rencanakan tambahnya, ada delapan titik parkir meter namun tiga di antaranya yakni Ruko Mutiara Gading Timur, Jalan Jatiwaringin dan Ruko Dukuh Bima yang mendapat penolakan dari warga sekitar,” ujarnya. (SF)