Urai Kemacetan, Pemerintah Kota Jakarta Pusat Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

0
33

BERITA JAKARTA – Untuk mengurai kemacetan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, akhirnya melakukan rekayasa lalu lintas di dua lokasi di kecamatan Tanah Abang, Rabu (30/9/2015). Puluhan petugas gabungan, langsung melakukan penutupan jalan dengan menggunakan MCB atau beton pembatas jalan.

Penutupan yang menggunakan MCB atau beton pembatas jalan dilakukan di kolong flyover Karet Bivak. Kemudian sejumlah rambu petunjuk jalan dari arah Jalan KH Mas Mansyur menuju Slipi dan Pejompongan langsung diturunkan. Kondisi yang sama juga terjadi di depan Thamrin City. Kendaraan tidak bisa langsung belok kanan atau ke arah Jalan Sudirman-Thamrin. Namun harus belok kiri menuju Jalan Kebon Kacang Raya dan Jan KH Mas Mansyur.

Rekayasa lalu lintas ini bersifat sementara selama kurun waktu dua minggu. Jika efektif maka akan diteruskan selamanya hingga batas waktu yang tak tertentu

Asisten Perekonomian dan Adiministrasi Jakarta Pusat, Sulastri Gultom mengatakan, rekayasa dilakukan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di dua lokasi tersebut. Selama ini kendaraan dari arah Jl KH Mas Mansyur berbelok ke kanan arah Slipi atau Pejompongan melalui Jl Penjernihan Raya. Karena di kolong flyover Bivak ditutup dengan MCB kendaraan tidak bisa lagi belok kanan maupun lurus ke arah Setiabudi. Kendaraan hanya diperbolehkan belok kiri menuju arah Manggara. Jika ingin menuju Jl Penjernihan atau Setiabudi, bisa putar arah di U-Turn dekat Hotel Shangrila.

“Mulai hari ini kendaraan dari Tanah Abang, harus naik flyover dan berputar arah di U-Turn depan City Walk. Tidak boleh lagi belok di Kolong Flyover,” ujar Sulastri Gultom, saat memimpin pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut.

Untuk mendukung proses rekayasa lalu lintas, sejumlah rambu petunjuk jalan di kawasan kolong Flyover Karet Bivak dicabut. Demikian halnya rambu petunjuk jalan di papan berwarna hijau ditutup. Pada bagian ujung flyover, sejumlah petugas kepolisian mengatur lalu lintas dan menggunakan pengeras suara agar pengendara naik ke flyover jika akan menuju Jl Penjernihan atau Slipi dan Pejompongan.  (Steve)