Kepergok Mau Curi Motor Diteriaki Maling, 2 Lolos 1 Pelaku Calon Joki Tewas Diamuk Massa

0
72

BERITA JAKARTA – Agung Saputra Septia Hadi, warga Gang II, Blok C2/4, Legoa, Jakarta Utara, tewas secara naas merenggang nyawa, setelah wajah dan kepalanya dihujani amukan warga. Ya, bocah berusia 18 tahun itu kepergok korbannya saat hendak mencuri sebuah sepeda motor di Jalan KH Moechtar Tabrani, Gang Anur II, RT2/RW2 Kaliabang, Bekasi Utara pada Minggu (18/10/2015) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Peristiwa ini bermula saat pelaku bersama seorang rekannya nekat masuk ke halaman rumah milik Bambang (35), korbannya. Nah, karena pagar rumah tak terkunci, pelaku lalu mindik mindik masuk ke dalam dan mencoba mencongkel sejumlah motor yang tengah diparkir di lokasi. 

Naas, saat mencongkel Honda Beat bernomor B 3119 KCX, salah seorang teman korban berhasil memergoki aksi tersebut. “Saat itu ada tiga motor yang di parkir. Kita memang lagi asik ngobrol-ngobrol di dalam rumah. Sedangkan, teman saya, Saiful lagi keluar beli rokok. Nah, pas Saiful pulang, dia lihat motor saya yang diparkirkan di halaman lagi dicongkel sama orang,” kata Bambang saat ditemui, di SPK Mapolresta Bekasi Kota.

Melihat itu, sontak saja korban berteriak maling, ke seantero jalan. Warga pun berhamburan keluar. Agung yang hendak berlari kabur itupun, akhirnya berhasil dikejar warga. Sedangkan seorang rekan pelaku berhasil melarikan diri. “Rupanya yang dicongel ada tiga bang. Tiga-tiganya rumah kuncinya sudah rusak. Pas nyongkel ketiga itulah, temen saya teriak maling,” jelasnya. 

Massa yang sudah geram melihat aksi pencurian itupun, akhirnya menghakimi pelaku. Pelaku, bahkan sempat ditelanjangi. Celana jeansnya dan kolornya pun dilepas warga. Hanya sebuah kaos olah raga berwarna biru, dengan tulisan ‘Othing Class SMA 6 Jakarta-2011’ yang tersisa di badannya. 

“Jadi gini bang, yang metik motor berhasil kabur. Si pelaku (Agung) ini sebenarnya cuman joki. Dia di atas motor. Nah pas, kepergok, temennya lari ke gang-gang. Sedangkan dia, mau nyalain motor Supra Fit nya, gak nyala-nyala. Yauda dia jatuhin dah, warga pun sudah rame. Nah pas mau lari, sendal nya dia lepas. Eh dia balik lagi mau ambil sandalnya nih, yauda rame, habislah dia,” jelasnya.

Atas hal tersebut, Agung pun tak tertolong lagi. Ia tewas dengan luka sangat serius di bagian kepalanya. “Wah massa yang mukulin dari mana aja bang. Orang yang kebetulan lewat pun ikut mukul. Pelaku pun sempat ditelanjangi. Sebab, pas disabet pisau di tangannya, kagak ada darah bang. Yaudah di telanjangin, warga percaya dia nyimpen ilmu di selangkangan – nya bang. Terus, malah mau sempat di bakar. Gak berapa lama, rupanya pelaku sudah tak bergerak lagi,” pungkasnya.

Mendengar hal itu, anggota Unit Reskrim Polresta Bekasi Kota langsung meluncur ke TKP. Namun sayang, korban tak sempat tertolong lagi. Kini, jenasah pelaku dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.  “Dari data identitas diri, jenasah warga Lagoa, Jakarta Utara dan status masih pelajar. Tadi dompet, motor milik pelaku serta satu kunci leter T udah diambil sama SPK. Dia ini sepertinya pemain lokal dan hanya joki,” kata seorang Serse Polres di lokasi.  (Thio)