Kurangi Over Kapasitas Lapas Kedungpane, Rencana Akan Dibangun Rumah Tahanan di Semarang

0
67

BERITA SEMARANG – Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum dan HAM) Jawa Tengah ingin menjalin ikatan yang lebih dekat antara petugas dan keluarga besar. Pihaknya mengharapkan kebersamaan pada jajarannya bisa terjalin dengan baik.

Demikian disampaikan Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM Jawa Tengah, Bambang Sumardiono usai gelar jalan sehat dalam peringatan Dharma Karyadhika 2015, Kemenkum dan HAM Jawa Tengah, di Lapas Wanita Bulu Semarang, Sabtu (24/10/2015), kemarin.

Bambang menyampaikan kegiatan tersebut untuk mengikatkan antara petugas dan keluarga besar Kemenkum dan HAM, bagaimanapun kebersamaan itu harus bisa terjalin dengan baik.

“Kegiatan tersebut untuk menjalin hubungan yang lebih dekat antara petugas-petugas di jajaran Kemenkum dan HAM,” ujarnya.

Pada jajaran Kemenkum dan HAM, terdapat pemasyarakatan, imigrasi, juga pelayanan hukum. Supaya mereka bisa bersinergi antara satu dengan yang lainnya, perlu adanya kedekatan dan kebersamaan, yang tujuannya untuk mensukseskan program-program di Kemenkum dan HAM.

Bambang mengatakan, sebelumnya Kemenkum dan HAM juga telah melaksanakan pembangunan sumur bor yang semuanya ada di 30 titik pada tempat-tempat atau masyarakat yang membutuhkan dengan dana yang cukup besar. Ia mengaku dana tersebut diperoleh dari sumbangan sukarela para pegawai.

“Itu merupakan wujud kebersamaan dari para pegawai untuk masyarakat. Mereka menyumbangkan sebagian gajinya dengan cara menggalang koin secara sukarela untuk membuat sumur bor. Itu sebagai kepedulian mereka,” jelas Bambang.

Ketika disinggung terkait over kapasitas yang ada di Lapas (Kedungpane), Bambang mengatakan, secara nasional  over kapasitas pada Lapas terjadi dimana-mana, terutama pada Provinsi-Provinsi yang besar. Dan solusinya adalah dengan pembuatan Lapas baru.

Selain itu juga dengan mengoptimalkan pelepasan bersyarat, yakni dengan memberikan cuti bersyarat, juga cuti menjelang bebas yang tentunya semua harus sesuai aturan.

Rencana, lanjut Bambang, untuk mengurangi over kapasitas di Lapas Kedungpane, akan dibangun rumah tahanan di Semarang, yang berlokasi di sekitar Lapas Kedungpane. 

Sementara itu untuk meningkatkan kinerja para karyawan, pihaknya memberikan motivasi kepada petugas yakni dengan remonerasi pemberian tunjangan kinerja yang hingga kini sudah 70 persen, mengarah ke 100 persen. Jadi karyawan harus lebih semangat untuk mencapai 100 persen, yang tentunya harus lebih bagus dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, puluhan petugas Lapas Wanita Bulu juga ikut memeriahkan acara dengan menampilkan tari komando. Dengan kompaknya mereka menari layaknya seorang prajurit.

Tak ketinggalan para warga binaan Lapas Wanita Bulu juga tampil menunjukkan kebolehannya dengan menari dan menyanyi layaknya seorang artis. (Nining)