Dilanda Kekeringan, Sambut Hari Listrik Nasonal, PLN Kota Tegal Bagi-Bagi Air Bersih

0
14

BERITA TEGAL – Dalam rangka memperingati dan menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke 70 yang jatuh pada tanggal 27 Oktober, PT. PLN Kota Tegal Jawa Tengah memberikan bantuan sabanyak 24 Tanki isi 5000 liter air bersih kepada ratusan warga di Kota Tegal yang tengah dilanda musibah kekeringan, sehingga sulit untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Sudah satu bulan lebih sumur – sumur milik warga kering kerontang, jika pun air keluar akan terasa asin dan lengket, sehingga tak layak untuk dikonsumsi.

Ratusan warga di Kelurahan Panggung yang telah menunggu sejak pagi langsung berebut ketika 4 buah tangki air bersih datang. Sebanyak 300 Kepala Keluarga tampak antusias mengikuti antrian pembagian air bersih yang diberikan oleh PT. PLN Kota tegal, senin (26/10/2015).

bantuan air 1Giat pembagian ait bersih ini bertujuan untuk menyambut Hari Listrik Nasional yang diperingati setiap tanggal 27 oktober. Sementara itu bantuan air bersih diberikan di 24 titik yang merupakan rawan bencana kekeringan yang tersebar di 4 wilayah seperti, Kota Tegal, Randudongkal, Slawi dan Bumiayu.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Panggung Kota Tegal dimana sudah satu bulan lebih ratusan warga mengalami kesulitan air bersih. Sumur – sumur milik warga kering kerontang. Jikapun air keluar, air akan terasa asin dan lengket, sehingga tak layak untuk dikonsumsi para warga.

Kepada Beritaekspres.com, salah seorang warga, Anisah mengatakan, krisis air bersih benar-benar dialami ratusan warga yang tinggal di Jalan Batam, Kelurahan Panggung Kota Tegal seja satu bulan terakhir ini. Volume air di Sumur-sumur milik warga sudah menyusut drastis. Untuk keperluan sehari – hari terpaksa para warga membeli air bersih dari para padagang air keliling.

bantuan air 2“Kebutuhan akan air bersih dalam perharinya mencapai 2 hingga 4 derigen air isi 20 liter. Untuk harga 1 derigennya para warga harus mengeluarkan Rp1500. Dapat terbayangkan disaat kondisi yang serba sulit seperti saat ini para warga harus mengeluarkan Rp6000 per harinya hanya untuk mendapatkan air bersih. Belum lagi untuk keperluan hidup sehari – hari dan baya sekolah serta kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Irvan Hardiansyah, manajer Rayon Tegal mengatakan, dengan mengusung tema ketahanan energi nasional untuk pembangunan berkelanjutan, giat bakti sosial ini bertujuan untuk menyambut Hari Listrik Nasional ke 70. Selain itu giat ini juga untuk membantu para warga yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan yang melanda kawasan Pantura Jawa Tengah.

Warga berharap adanya bantuan air bersih dan Pemkot Tegal dan donatur lainnya agar beban penderitaan para warga sedikit terbantukan.  (Gunawan)