Muspida PKS Kota Bekasi, Komisi V DPR-RI: Politik Ramah, Menjadi Politik Manfaat Bagi Rakyat

0
33
Mahfud Abdulrahman

BERITA BEKASI – Musyawarah daerah (Musda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bukan hanya sebagai agenda politik internal partai PKS saja. Namun, menjadi ajang silaturahmi antara seluruh stakeholders Kota Bekasi. Momentum Musda sebagai ajang kaderisasi partai dan regenerasi kepengurusan menjadi bagian penguat internal, dan kekuatan bersama dalam membangun Kota Bekasi dengan Ketua DPD PKS yang baru selesai di ganti yakni, Heri Koswara priode 2015 – 2010 dan Sekretris M. Kurniawan, Sabtu (24/10/2015) lalu bertempat di Merapi Merbabu Hotel, Kota Bekasi.

Anggota Komisi V DPR-RI, Mahfudz Abdurahman mengatakan, suasana politik yang ramah, menjadikan politik yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat, khususnya masyarakat Kota Bekasi. Bahwa PKS ingin menjadi inisiator dalam membangun sinergitas antar partai, ormas dan semua potensi masyarakat demu terwujudnya visi Kota Bekasi Aman, sejahtera dan ihsan.

“Dalam Musda tahun ini, kepemimpinan yang baru kan dipilih oleh para kader. intinya ada hasil kesepakatan yang dipilih bersama jadi sosok figur yang diusung menjadi pengurus di DPD PKS Kota Bekasi adalah orang yang di anggap baik bagi para kader,” ungkap Mahfudz Abdurahman.

Masih kata Ustadz sapaan akrabnya ini melanjutkan, institusi building, social building (perekat umat), semua upaya itu adalah untuk membangun masyarakat Kota Bekasi khususny, sehingga sosial untrust atau ancaman sosial yang saat ini tengah berkembang menjadi positif. Politik pun akan menjadi pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Musda ini turunan dari Munas, Muswil, yang targetnya akhir oktober ini Insya Allah sudah selesai semua dan nantinya akan dilanjutkan dengan musyawarah kerja tanggal 3 dan 4 November serentak di daerah – daerah seluruh Indonesia tanpa kegaduhan dan gegap gempita. Kepada kepengurusan PKS Kota Bekasi, saya mengucapkan selamat menjalankan amanah partai untuk membela rakyat,” seru Mahfudz Abdurahman.

Intinya tambah Mahfudz, mekanismenya sudah ada, mulai dari tingkat wilayah sampai bawah prosesnya jelas dipilih kader, adalah pilihan, orang-orang yang dianggap terbaik. ”Target kita mendonhgkrak suara adalah 10 persen berada di posisi papan atas, pengalaman papan tengah, dan itu sih pasti, partai politik berpemilu Pilkada dan Pilpres, kita mengharapkan yang terbaik untuk Partai,” pungkasnya. (M.Alfi)