Polda Jateng Berhasil Bongkar Jaringan Penipuan Berkedok Kupon Undian Berhadiah

0
54

BERITA SEMARANG – Aparat Ditreskrimum Polda Jateng berhasil membongkar praktik penipuan yang berkedok kupon berhadiah palsu. Dalam penggerebekan di sebuah rumah yang berada di Griya Payung Asri No 68, Banyumanik, aparat berhasil meringkus tujuh orang pelaku.

Mereka adalah Firdaus (26) yang merupakan otak komplotan, Sudarmin (34), Faisal (21), Anto Laupe (26), Laonding (38), Kasmir Kamal Uddin (21) dan Zaenal Menralo (37) yang berasal dari Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.

Petugas juga menyita sekitar 5000 lebih kupon berhadiah mobil palsu siap edar, uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp 41.150.000, serta seperangkat alat untuk mencetak kupon, dan sejumlah ponsel yang digunakan untuk melancarkan aksinya terhadap para korban.

Dir Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol. Gagas Nugraha mengatakan, aksi kejahatan yang dilakukan Firdaus dan kawan-kawannya sudah terkoordinasi dengan rapi. Menurutnya kupon-kupon palsu tersebut disebar di sejumlah daerah di Jawa Tengah, seperti Wonosobo, Demak dan Semarang.

“Kerugian diperkirakan sekitar Rp 1 miliar lebih. Kasus ini masih kita kembangkan,” ujar Gagas di Mapolda Jateng, baru-baru ini.

Gagas menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya jika menemukan kupon undian berhadiah. Ia meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap institusi yang terkait.

Sementara Firdaus yang merupakan otak dari kasus tersebut mengaku sudah melakukan aksi penipuan sejak enam bulan yang lalu. Modus yang ia gunakan yakni dengan menyebar kupon palsu ke tempat-tempat umum seperti swalayan dan supermarket.

Ia juga mengaku kupon-kupon tersebut ada yang dimasukkan ke bungkus-bungkus produk. Setelah kupon dimasukkan ke dalam kemasan produk, lalu ditutup kembali menggunakan  alat, kemudian disebarkan.

Selanjutnya para korban yang percaya dengan kupon palsu yang disebar tersebut langsung menghubungi pelaku. Saat itulah, pelaku berbicara seolah-olah sebagai agen penyalur hadiah resmi.

Darmadi (46) warga Sumberejo, Mranggen Demak, salah seorang korban penipuan tersebut menyatakan kalau dirinya sudah dirugikan oleh pelaku dengan total uang sekitar Rp 26 juta. 

Uang milik korban berhasil dikuras pelaku pada Sabtu (17/10) lalu. Karena ia mengira benar-benar telah memenangkan hadiah satu unit mobil Honda Brio. (Nining)