Resmikan Paten, Walikota Bekasi Rahmat Effendi Tampung Curhat Warga Tiga Kecamatan

0
79

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan kedepan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan meningkatkan penambahan dana insentif bagi RT/RW karena mereka juga bagian terdepan dari Pemerintah Kota Bekasi.

“Karena selain Lurah dan Camat RT dan RW paling depan dalam pelayanan masyarakat, wajar kalau kita berikan 1 juta insentifnya,” kata Rahmat disela louching Pelayanan Satu Pintu Tingkat Kecamatan Pondokmelati, Senin (02/11/2015).

Dijelaskan Rahmat, di 2014 pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi mencanangkan proses kelembagaan yakni sampai tingkat RT/RW yang diberikan insentive dan tahun 2015 merupakan tahu pelayanan dimana masyarakat harus mendapat pelayanan cepat tepat transfaran dan akuntabel.

20151102_091918Pelayanan satu pintu ditingkat Kecamatan yang juga lounching tiga Kecamatan yakni Kecamatan Jatisampurna, Pondokgede dan Pondokmelati yang disebut Paten diharapkan membantu masyarakat setempat untuk mendapatkan pelayan prima. “Kita tempatkan kusus orang IT. Agar efisiensi waktu, dan pemerintah harus epektif transparan dan akuntabilitas, tanpa warga harus mengurus ketingkat dinas seperti pembuatan KTP dan KK,” katanya.

Paten lanjut Rahmat, harus dibarengi dengan koordinasi 4 pilar yang baik, kususnya bagi Camat yang punya wilayah baik kordinasi dengan RT/RW Lurah hingga Kapolsek dan Danramil dan kantor KUA setempat. “Saya bangga dapat laporan, seperti Camat Pondokmelati dan Jatisampurna yang rutin sampaikan laporan ke saya, beda dengan Camat Pondokgede yang lelet,” sindirnya.

Meski demikian Rahmat mengakui bahwa keberadaan kantor Kecamatan Pondokmelati  yang ditetapkan pada tahun 2003 itu kurang refresentatif, maka pihaknya berencana akan memindahkan kelokasi yang lebih setrategis. “Posisinya kurang representatif, Kalau ada lahan yang terbuka dapat kita pindahkan lokasinya, nanti ini dapat dijadikan kantor kelurahan jatirahayu,” katanya.

Selain itu Walikota Bekasi Rahmat Effendi juga menampung sejumlah persoalan yang disampaikan langsung oleh masing-masing 3 warga perwakilan dari 1 kecamatan dari 3 kecamatan. Rata-rata warga menyampaikan seputar administrasi SPPT/PBB dan proses pengurusan Akte Jual Beli dan Sertifikaat tanah yang dianggap perlu evaluasi pelayanannya.

“Kami juga ingin jalan-jalan rusak segera diperbaiki, seperti jalan Binus yang sudah lama diukur tapi belum juga diperbaiki pemda,” ungkap Abdul Gani salah satu Warga Kelurahan Jatimakmur Kecamatan Pondokgede. (NDI)