Kinerja Tak Maksimal, Kadisdik Kota Bekasi Terancam Dicopot, Rudi Sabarudin: Saya Siap Terima Sanksi

0
15
Rudi Sabarudin

BERITA BEKASI – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Rudi Sabarudin menyatakan dirinya siap mundur dari jabatannya, jika hasil pemeriksaan kusus (Riksus) yang dilakukan Inspektorat dan BKD yang nantinya disampaikan ke Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) Pemkot Bekasi terkait evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemerintahan setempat.

“Tidak ada anak buah atau bawahan yang salah, melainkan komandan (saya) yang salah,” kata Rudi saat ditemui Beritaekspres.com, Selasa (3/11/2015).

Meski demikian kata Rudi, rendahnya penyerapan penggunaan anggaran dilatarbelakangi banyak faktor, termasuk rasa ketakutan Panitia Pembuat Komitmen (PPK) dalam proses mulai dari pengadaan lelang hingga tidak berjalannya lelang.

“Selain keterbatasan waktu yang mepet, dan dari faktor SDM nya juga salah satu penyebab rendahnya penyerapan anggaran,” ungkapnya.

Rudi pun menyayangkan tidak terlaksananya suatu kegiatan yang akhirnya berdampak pada penyerapan anggaran, sehingga kebutuhan dilingkup pendidikan masih banyak yang tidak terealisasi.

“Saya selaku pengguna anggaran sangat menyesalkan tidak terserapnya anggaran seperti Banprov untuk mobeler dan lainnya,” terang Rudi sambil menegaskan, apapun hasil keputusan Baperjakat saya terima sanksi nya.

Sebelumnya, masing-masing kepala SKPD menandatangani Fakta Integritas yang isi diantaranya kesiapan Kepala Dinas yang siap mundur dari jabatannya bila tidak tercapai program sasaran atau capaian kinerja terhitung sejak 6 bulan dan 1 tahun kedepan masa jabatannya di Dinas tersebut.

Diketahui, penyerapan anggaran pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi dengan total 60,38%. “Itu terdiri dari belanja langsung 40,07%. dan belanja tidak langsungnya 68,78%,” kata Kepala BPKAD Kota Bekasi, Widodo singkat. (NDI)