Ahli Waris Minta Pemkot Bekasi Telusuri Penerbitan SPPT Tak Berdasarkan Hukum

0
100
Sinarta Bangun, SH

BERITA BEKASI – Ahli waris Siman meminta Pemerintah Kota Bekasi menelusuri dugaan keterlibatan oknum pejabat dalam pembuatan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dibidang tanah yang berlokasi di Jalan Wijaya Kusuma RT02/RW01, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Seperti yang dipaparkan oleh kuasa hukum dari pihak ahli waris, Sinarta Bangun, SH terdapat beberapa kejanggalan dalam penerbitan SPPT yang diketahui milik seorang warga bernama Umun Bin Sinan itu. Dasar pembuatan SPPT itu adalah Buku Besar Letter C Kelurahan. Sedangkan Kelurahan Duren Jaya tidak mempunyai Buku Besar Letter C karena selaku Kelurahan pemekaran dari Kelurahan Bekasi Jaya.

Dipersidangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jawa Barat sudah dibuktikan bahwa nama Umun Bin Sinan maupun Saiful Anwar yang saat ini diketahui sebagai pemilik sertifikat di tanah seluas 8000M2 itu tidak tercantum dalam Buku Besar Kelurahan Bekasi Jaya.

“SPPT yang ada sekarang itu aneh, kok bisa terbit?. Padahal lokasi tanah itu secara resmi tercatat di Buku C Kelurahan Bekasi Jaya. Itupun sudah ada sertifikatnya tapi pemilik yang namanya Saiful Anwar itu selama ini Fiktif,” ujar Sinarta Bangun.

Sinarta Bangun juga menanyakan kejelasan dan asal muasal pihak Kelurahan Duren Jaya mengeluarkan SPPT yang tidak jelas runutannya itu. Sinarta Bangun meminta pihak terkait jangan menggunakan jabatannya untuk mengambil keuntungan pribadi.” Pungkasnya. (Rio)