Usai Bongkar Makam Dugaan Malparaktek RS Global Awal Bros, Polda: Hasil Autopsi 12 Hari

0
9
Dugaan Kelalaian RS di Bekasi

BERITA BEKASI – Usai melakukan autopsi, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Disreskrimsus) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Mujiono mengatakan, beberapa oragn tubuh Falya Blegur (15 bulan), yang menjadi korban dugaan malapraktik RS Global Awal Bros pada, Minggu (1/11/2015).

“Tim sudah melakukan autopsi, beberapa organ tubuh korban sudah kita ambil, untuk kita periksa ke laboratorium guna mengetahui hasilnya,” ujar Mujiono usai menggelar autopsi di TPU Belit, Kranji, Bekasi Barat, Jumat (27/11/2015).

Mujiono menjelaskan, autopsi ini di bantu oleh Bidang Kedokteran Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya, Rumah Sakit Polri dan Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk mengetahui penyebabnya.

IMG_20151127_101334“Kami minta bantuan ahli dari Laboratorium Forensik, dari dokter forensik untuk memeriksa apa penyebab kematian,” ucap Mujiono.

Mengenai hasil autopsi, kata Mujiono, butuh waktu 12 hari untuk mengetahui penyebab dari kematian almarhum. Ia juga berharap, hasil tersebut bisa segera didapat untuk proses penyelidikan.

“Kurang lebih 10 sampai 12 hari. Kita berharap secepatnya selesai. Namun lebih cepat lebih bagus, sehigga mempercepat prosea penyelidikan kasus ini,” katanya.

Sebelumnya, dalam berlangsung autopsi yang dilakukan Tim Polda Metro Jaya, keluarga Almarhumah Falya Blegur turut menyaksikan. (M.Alfi)