Sesuai Jadwal, KPU Pemalang Tolak Permintaan Tunda Rekapitulasi Suara Pilkada

0
12
Abdul Hakim

BERITA PEMALANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemalang, Jawa Tengah, mengagendakan tetap akan melaksanakan tahapan Pilkada Pemalang pada 09 Desember 2015 lalu sesuai jadwal dan tahapan. Karena itu KPU menolak adanya permintaan penundaan rekapitulasi suara.

Sesuai jadwal, tahapan Pilkada selanjutnya yang dilakukan oleh KPU Pemalang, yakni rekapitulasi perhitungan suara bagi tiga pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Wakil Bupati (Wabup) di tingkat Kabupaten.

“Tadi malam rekapitulasi perhitungan suara bagi tiga paslon Bupati dan Wabup di tingkat Kecamatan, seluruhnya selesai semua dan terlaksana dengan baik,” ujar Ketua KPU Pemalang, Abdul Hakim, Senin (14/12/2015) kemarin.

Menurutnya, sesuai jadwal untuk rekapitulasi perhitungan suara bagi tiga paslon Bupati dan Wabup di tingkat Kabupaten, yaitu mulai tanggal 16-18 Desember 2015 mendatang. “Tapi, dimungkinkan kami akan melaksanakannya mulai 17 Desember mendatang. Insya Allah hanya satu hari saja selesai,” tutur Abdul Hakim.

Abdul Hakim mengatakan, sejauh ini belum ada permintaan dari pasangan Cabup dan Wabup yang menghendaki agar rekapitulasi perhitungan suara ditunda terlebih dahulu. Hal itu menyusul adanya banyaknya temuan kecurangan Pilkada yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur oleh salah satu pasangan Cabup dan Wabup lainnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Sumari, Tim Pemenangan pasangan Cabup dan Wabup, Mukti Agung Wibowo-Afifudin meminta Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komisi Aparatur Sipil Negara, Panwaslu, Komisi A DPRD, dan Bawaslu untuk menginvestigasi kecurangan-kecurangan itu.

Sumari bahkan meminta BPK, BPKP, dan KPK mengaudit penggunaan APBD 2015 serta mengambil tindakan tegas bila terbukti ada pelanggaran tindak pidana Pilkada, pidana umum, maupun pidana korupsi.

“Atas banyaknya temuan kecurangan di Pilkada Pemalang ini, kami juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat agar menunda rekapitulasi dan penetapan pemenang Pilkada Pemalang,” ungkapnya.

Kembali dijelaskan Abdul Hakim, karena belum ada laporan yang masuk oleh paslon bupati dan wabup terkait penundaan jadwal rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kabupaten, maka pihaknya secara tegas tetap akan melaksanakan tahapan Pilkada selanjutnya itu sesuai jadwal.

“Perlu diketahui diperlukan syarat-syarat tertentu yang sesuai dengan perundang-undangan berlaku untuk mengajukan permintaan penudaan rekapitulasi perhitungan suara,” terangnya.

Namun demikian, pihaknya berkomitmen siap mengawal rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kabupaten sesuai jadwal yang telah ditentukan tersebut. “Insya Allah kami siap berkomitmen mengawal rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kabupaten sesuai jadwal yang telah ditentukan,” tandas dia. (Boy Rasta)