Sempat Buron Dua Hari, Tersangka Pembunuh PNS Tomohon Akhirnya Tertangkap

0
331
Tersangka

BERITA MANADO – Sempat Buron 2 hari, JK, tersangka pembunuhan Ivan Rau (39) akhirnya menyerahkan diri ditangan Tim Manguni Polda Sulut dan Tim Resmob Polresta Manado yang menjemputnya di tempat persembunyiannya di Desa Pinabetengan, Minahasa, Kamis (17/12/2015).

Tragedi pembunuhan terjadi Selasa (15/12/2015)  sekitar pukul 18.00 WITA di Kelurahan Malendeng Lingkungan VIII Kecamatan Paal II  

Tersangka JK, Warga Wanea Lingkungan IV mengatakan, pembunuhan itu terpaksa dilakukannya karena sakit hati dengan korban Ivan. Dia mengaku dimintai uang oleh korban untuk memuluskan proyeknya.

“Saya dan Ipar saya patungan memberikan uang 95 juta rupiah untuk memuluskan proyek pengadaan cat, gipsum pompa air dan pos jaga,” ujar JK kepada Beritaekspres.com, Kamis (17/12/2015)

JK menambahkan, proyek penunjukan langsung dengan anggaran 400 juta itu tidak dia dapatkan, sehingga JK sakit hati dan meminta korban untuk mengembalikan uangnya, korban sendiri bersama JK membuat surat perjanjian bahwa korban akan mengembalikan uang itu dengan cara mencicil.

“Setiap kali ditagih dia (korban) selalu ingkar janji, itulah yang membuat saya sakit hati,” akunya.

Sebelum melakukan pembunuhan, korban bersama seorang temannya yang sebelumnya sudah menegak minuman keras di Maumbi mendatangi rumah korban untuk menagih janji, namun bukan uang yang di dapat, malah JK di pukuli oleh korban, perkelahian pun tidak terhindarkan, merasa terdesak karena korban menguasai ilmu beladiri, JK mengeluarkan pisau dan menikam korban di kepala, dada, dan perut sebelah kanan.

“Kami sempat adu mulut, dan korban memukul saya lebih dulu, tidak ada niat untuk menikam korban, secara spontanitas keluar karena membela diri,” lanjut JK.

Usai melakukan penikaman, JK melarikan diri ke Sukur, Minahasa Utara, Ke Kawangkoan dan ke Pinabetengan, namun karena diliputi rasa bersalah dan ketakutan, korban akhirnya menelepon pihak kepolisian yang langsung menjemputnya di Desa Pinabetengan.

Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Erson Sinaga mengatakan pelaku bakal dijerat dengan pasal 338, belum mengarah ke 340.

“Nanti kita lihat bagaimana dia menuju ke rumah korban, jika dari rumah langsung menuju kerumah korban, bisa kena pasal 340. Pelaku sampai saat ini masih satu orang, kita tunggu pengembangan lebih lanjut,” jelas Sinaga.

Korban Ivan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Advent Teling, namun dirujuk ke RSUP Prof Kandou Malalayang Karena kritis, namun setelah beberapa jam mendapatkan perawatan Intensif, korban akhirnya meninggal dunia. (Subhan)