Terpilih Sebagai Ketum Forjas Bekasi, Syahrul Janji Terciptanya Independen

0
399

BERITA BEKASI – Sidang Istimewa ke-1 Forum Jurnalis Bekasi (Forjas), berlangsung ramai. Antusiasme para peserta sidang terlihat saat pembahasan tata tertib dan peraturan organisasi, sebelum pemilihan Ketua Umum Forjas.

Pada Jumat, (18/12) Sidang Istimewa ke-1 Forjas di ruang Aspirasi 3 DPRD Kota Bekasi, resmi memilih Syahrul Ramadhan sebagai Ketum Forjas periode 2015-2016, dengan perolehan suara sebanyak 21, dari 39 peserta yang hadir dalam sidang.

Dikatakan Syahrul, bersama Forjas, ia siap mewujudkan Jurnalis Bekasi yang kompak dan independen. “Ini adalah amanah dari kawan-kawan dan saya siap menampung segala aspirasi dari kawan-kawan. Jangan ada intervensi dari pihak manapun dan yang pasti kawan lama dan baru sama aja,” ujar Syahrul di hadapan para peserta setelah terpilih.

Dalam 3 hari kedepan, sesuai dengan peraturan organisasi, Buluk, sapaan akrab Syahrul, akan merancang komposisi struktural Forjas. Setelah itu, ia juga akan mengumpulkan seluruh anggota forjas untuk membuat program setahun kedepan.

syahrul (Pertama Kanan)
syahrul (Pertama Kanan)

“Untuk urusan program, saya akan kembalikan ke kawan-kawan, yang penting semua kita lakukan bersama, jangan sampai ada unsur politik di dalam jurnalis. Kebersamaan itulah yang dijaga,” ungkap Buluk yang juga wartawan Harian Radar Bekasi.

Sebagai bahan evaluasi dari tahun sebelumnya juga, Buluk berjanji akan memformulasikan sistem di tubuh Forjas, dengan kepengurusan yang baru ini.

“Selain administratif seperti AD/ART, pemilihan melalui sidang secara resmi, kedepannya akan ada lagi program-program yang akan direncanakan dan dijalankan. Yang pasti kita akan merancang program baru dimana bisa menampung semua aspirasi. Dalam artian untuk mengenalkan forjas dengan pejabat legislatif ataupun eksekutif,” pungkasnya.

Salah seorang peserta Forjas, Fatma Shely mengungkapkan harapannya kepada Ketua yang baru agar mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.

“Selamat kepada Syahrul dari Radar yang terpilih sebagai ketua Forjas periode 2015-2016. Semoga amanah dari hasil musyawarah tadi dapat dijalankan sebaik-baiknya. Jadilah pemimpin yang benar-benar memiliki karakter leadership, Integritas dan kompeten,” papar Shely.

Wartawan infobekasi.co.id ini juga menambahkan harapannya agar Buluk tidak berafiliasi terhadap politik. “Kan buluk tadi tidak mau banyak janji. Tapi mau membangun dan membaeaa forjas sebagai organisasi yang lebih baik.” imbuhnya.

Sementara itu, Mantan sekretaris Forjas, Agung mengatakan, untuk kepemimpinan selanjutnya harus bisa lebih baik dari pada yang sebelumnya.

“Dengan terbentuknya pengurusan baru, semoga mampu mengakomodir jurnalis di kota bekasi. Semoga ketua terpilih mampu menggandeng seluruh elemen jurnalis yang ada. Karena dasarnya kita menghimpun adalah untuk keersamaan.” kata dia.

Namun secara keseluruhan ia menyimpulkan bahwa pemilihan yang diadakan berlangsung lancar demokratis dan menambah pengalaman teman-teman jurnalis dalam sidang perdana kali ini.

“Yang perlu ada perbaikan untuk pemilihan selanjutnya. Tapi secara umum bagus,” ujar pria yang akrab di sapa Ewok itu.

Alam yang juga mantan Bendahara Forjas periode 2014-2015, juga mengatakan, sebagai seorang pemimpin adalah sebuah amanah yang sangat besar.

“Terpilihnya syahrul sebagai Ketua Forjas, merupakan representatif keinginan besar teman-teman untuk terciptanya tatanan berorganisasi yang ideal tanpa ada kepentingan tertentu selain kepentingan membesarkan organisasi.”

Forjas harus steril dari kepentingan politik atau kepentingan pribadi, Lanjut Alam, Karena Forjas didirikan untuk mewadahi para jurnalis yang ingin beraktualisasi dalam organisasi, “Hanya saja, apabila opini yang berkembang tentang terpilihnya Syahrul terdapat kepentingan politik dibalik itu, ya harus dibuktikan, jangan beropini yang menyesatkan.”

Sekalipun ada issu yang menyebut  Syahrul sebagai salah satu anggota Parpol, Alam menekankan, jika terbukti, maka secara otomatis Syahrul gugur sebagai Ketua terpilih Forum Jurnalis Bekasi, “Sebagaimana aturan tersebut tertuang dalam AD/ART Forum Jurnalis Bekasi.” pungkasnya. (M.Alfi)