Tahun 2015 Pelindo III TPKS Alami Kenaikan Throughput Sebesar 6,26 Persen

0
66
Jpeg

BERITA SEMARANG – Ekspor impor Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta tahun 2015 yang melalui Terminal Petikemas Semarang (TPKS) mengalami kenaikan sebesar 6,26% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Sebanyak 575.671 TEUs (Twenty-foot Equivalent Units) petikemas yang melalui terminal ini pada 2014 (baik ekspor dan impor), pada tahun ini jumlah tersebut meningkat menjadi 611.710 TEUs, meskipun terjadi resesi perekonomian global pada tahun ini (prediksi capaian pada bulan Desember 2015 sebesar 55.157 TEUs).

General Manager Pelindo III TPKS, Erry Akbar Panggabean menjelaskan bahwa apa yang telah dicapai TPKS pada penghujung tahun 2015 merupakan suatu hasil yang membanggakan, progress perumbuhan 6,26% jika dibandingkan dengan apa yang telah dicapai di tahun 2014 lalu merupakan suatu prestasi yang baik dari suatu Terminal Operator.

“Karena disaat yang sama pertumbuhan terminal operator lain cenderung stagnan, karena memang perekonomian dunia sedang mengalami reses pada tahun 2015 ini,” ujar Erry di Semarang, Senin (21/12/2015).

Terkait persiapan MEA di tahun 2016, Erry menyampaikan, dalam mengantisipasi kenaikan arus petikemas baik domestik maupun internasional yang melalui TPKS, telah dilakukan beberapa proyek investasi di TPKS yang membuat terminal ini semakin modern dengan meningkatkan service level-nya.

“Pembenahan TPKS di 2015 ini dimulai dari awal tahun terkait persiapan Job Order Online di TPKS dan serangkaian sosialisasi terhadap para stakeholders terkait. Selanjutnya dengan kedatangan dan pengoperasian 10 unit Truk Trailer merk Terberg sebagai upaya untuk meremajakan kekuatan alat angkut didalam wilayah kerja TPKS. Juga adanya peresmian TPFT (Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu) dengan melibatkan pihak Bea Cukai dan Karantina,” papar Erry.

Menurutnya, pada periode pertengahan tahun tepatnya bulan Juli, Job Order Online mulai diterapkan di TPKS. Selain sebagai upaya untuk memangkas dwelling time  di TPKS, hal ini tentu memudahkan para pengguna jasa, baik dari PPJK maupun Shipping Agent yang mengajukan ekspor dan impor melalui TPKS, yang pada saat ini juga telah terintegrasi dengan pihak Bea Cukai dan Karantina.

“Sedangkan pada periode akhir tahun, TPKS berhasil menyelesaikan proyek investasi fisik perpanjangan dermaga 105 meter dan perluasan Container Yard (CY) seluas 5,3 Ha,” tandasnya.

CY tersebut diperuntukkan sebagai tempat pengoperasian 11 unit Automated RTG (A-RTG) merk Konecranes dari Finlandia yang sampai saat ini sedang dirakit untuk segera dioperasikan di tahun 2016.

Selain itu, TPKS yang sebelumnya  memiliki 5 unit Container Crane (CC) sebagai alat angkat bongkar dan muat petikemas dari dermaga ke kapal dan sebaliknya, kini memiliki 7 Unit CC, karena kedatangan 2 unit baru di bulan November kemarin.

“Semua ini tentu membuat TPKS semakin siap menghadapi lonjakan arus petikemas ekspor-impor Jateng dan DIY,” pungkas Erry. (Nining)