FTGHN Gelar Sarasehan Gerakan Stop Narkoba dan Paham Radikalisme

0
245

BERITA TEGAL – Forum Tenaga Guru Honorer Negeri (FTGHN), menggelar Silahturahmi dan sarasehan gerakan stop Narkoba dan paham radikal dilingkungan tenaga pendidik Kota Tegal Jawa Tengah yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tegal, Sabtu (30/1/2016).

Acara ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal, Polres Tegal Kota, DPRD, PGRI, Dewan Pendidikan dan Kesbangpolinmas.

Kepada Beritaekspres.com Ketua FTGHN, Rustanto mengatakan, dalam forum kehumasan yang dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Kehumasan (BaKoHumas) Pemerintah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menerangkan, bahwa ada 3 hal yang wajib diperangi oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia yakni, Korupsi, Terorisme, Narkotika.

Terkait dengan narkoba hingga saat ini hasil penelitian jumlah penyalahgunaan narkoba adalah 1,5% dari penduduk Indonesia atau sekitar 3,3 juta orang.

Dari 80 juta jumlah penduduk Indonesia, 3% sudah mengalami ketergantungan narkoba serta sekitar 15000 orang telah meninggal dunia setiap hari, 40 orang menjemput maut karena overdosis narkoba.

Pemakaian narkoba pada akhir-akhir ini semakin marak seiring pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Beberapa kasus melaporkan bahwa pemakaian narkoba sebagian besar adalah pada usia remaja yang merupakan usia produktif.

Apa jadinya jika nasib Bangsa Indonesia bilamana generasi muda yang pilar penerus bangsa malah terjerumus dalam lingkaran lembah hitam narkoba ujarnya.

Sementara tujuan kegiatan ini yakni memberikan edukasi kepada lapisan masyarakat umum tentang jenis dan bahaya narkoba dan menumbuhkan kesadaran generasi muda akan bahaya penyalahgunaan narkoba selain itu menumbuhkan kesadaran bagi kalangan pendidik dan di dunia pendidikan untuk lebih berperan aktif dalam memberantas narkoba. (Boy Rasta)