Ketua PSMTI Terpilih, Dewi Susilo: Inginkan Warga Tionghoa Bisa Menyatu

0
81
Dewi Susilo

BERITA SEMARANG – Warga Tionghoa sebaiknya tidak lagi menjadi kelompok minoritas yang eksklusif, namun harus membuka diri dan menyatu dengan elemen masyarakat lain, tanpa memandang latar belakang, agama, keyakinan, maupun materi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Jawa Tengah terpilih, Dewi Susilo Budiharjo melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-2 PSMTI Jateng untuk lima tahun ke depan, yang digelar di Semarang Town Square, Sabtu  (30/1/2016) lalu.

“Saya minta kita tidak lagi menjadi kelompok yang eksklusif saja, namun harus bisa menyatu dengan kalangan yang lain,” kata Dewi kepada Beritaekspres.com di Semarang, Senin (1/2/2016).

Dewi menyampaikan, PSMTI adalah suatu wadah persaudaraan dari masyarakat Tionghoa yang  posisinya sangat strategis, baik untuk menghimpun seluruh masyarakat Tionghoa maupun berkontribusi untuk pembangunan Jawa Tengah.

Organisasi ini, lanjut Dewi, harus menjadi organisasi yang lebih terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia, karena PSTMI ini hadir untuk memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lebih baik lagi.

“Saya berharap organisasi ini bisa lebih terbuka dan berguna untuk seluruh masyarakat di Indonesia,” tegas Dewi.

Selanjutnya agar roda organisasi ini bisa terus bergerak, Dewi yang merupakan Bunda Perlindungan Anak Jawa Tengah menambahkan, bahwa pengurus PSMTI Jateng memiliki tugas yang harus segera dijalankan.

“Diantaranya yaitu harus membenahi struktur dan administrasi PSMTI. Selain itu harus bisa membuka cabang PSMTI di seluruh Jateng hingga di tingkat kecamatan, dan mendirikan koperasi untuk anggotanya,” kata Dewi.

Menurutnya, untuk mewujudkan semua itu perlu kerja keras dan perjuangan. Dan yang perlu ditekankan bahwa organisasi ini bukan hanya untuk masyarakat keturunan Tionghoa saja, melainkan harus bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Jawa Tengah.

Sementara dalam Musprov tersebut dihadiri dari 13 pengurus cabang diantaranya Pemalang, Pekalongan,  Kota Semarang, Kudus, Pati, Lasem, Jepara, Kota Salatiga, Magelang, Kebumen, Gombong, Banyumas, dan Cilacap. (Nining)