Sertijab Kepsek Terkesan Tertutup “Bukti Tudingan Media Benar”

0
98

BERITA BEKASI – Serah terima jabatan (Sertijab) 41 Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN se-Kota Bekasi yang berlangsung di Aula SMP Negeri 24, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Kamis (4/2/2016), terkesan tertutup dan menghindari para awak media. Kesan inipun, menjadi pembenaran terkait berita miring terhadap kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi.

“Sebelumnya kan media memberitakan adanya dugaan manipulasi terkait pengangkatan atau penempatan Kepsek yang tidak diketahui track recordnya. Bahkan, penyelenggaraan tes Cakepsek dinilai hanya untuk menggugurkan kewajiban dari aturan pemerintah,” ujar sumber internal yang minta namanya dirahasiakan kepada Beritaekspres.com, Kamis (4/2).

Sumber juga menilai, wajar kalau Sertijab ke-41 Kepsek se-Kota Bekasi itu, terkesan tertutup dan menghindari awak media yang belakangan ini rutin menyoroti kinerja Dinas Pendidikan Kota Bekasi terkait promosi penempatan Kepala Sekolah. “Sampai kaya gitu suasana Sertijab 41 Kepsek se-Kota Bekasi, meski sah-sah saja, apa itu bukan sengaja menghindar,” sindirnya.

Memang lanjutnya, untuk lokasi tempat Sertijab juga tidak salah, boleh-boleh aja, siapa yang bilang tidak boleh, tapi kalau kita melihat kondisinya cukup memprihatinkan ditempat yang kecil duduk berdesak-desakan sepertinya di Pemda Kota Bekasi ini sudah tidak ada tempat lagi. “Kalau ada motif atau maksud lain guna menghindari kritik si kita ngak tahu, tapi yang jelas apa yang kita duga selama ini ada benarnya juga mungkin,” imbuhnya.

Seharusnya tambah sumber, para Kepala Sekolah inikan tenaga bidang pendidikan di Kota Bekasi yang notabene dekat dengan masyarakat sudah semestinya terbuka dan diketahui publik. “Inikan bukan sertijab lembaga rahasia Negara yang harus tertutup, tapi Kepsek supaya para orang tua ini tahu Kepsek anaknya siapa nantinya,” tandas sumber.

Pada proses calon Kepsek (Tes Cakep) banyak yang ditutup-tutupi terkait persyaratan admnistrasi berdasarkan Pasal 2 ayat (2) Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010, seperti kualifikasi akademik, sertifikasi pendidik, kompetensi pengajaran, memiliki golongan ruang serendah-rendahnya III/c bagi guru pegawai negeri sipil (PNS), memperoleh nilai amat baik untuk unsur kesetiaan dan nilai baik untuk unsur penilaian lainnya sebagai guru dalam daftar penilaian prestasi pegawai (DP3) dan memperoleh nilai baik untuk penilaian kinerja sebagai guru dalam 2 (dua) tahun terakhir.

“Proses seleksi yang terkesan tertutup membuat para guru makin pesimis jika ingin maju sebagai calon Kepsek. Dan sepertinya proses tersebut, tidak ada makan siang yang gratis,” pungkasnya. (Indra/NDI)

Baca Juga :

Disdik “Nekat” Promosikan Kepsek SMP Negeri Bermasalah

http://www.beritaekspres.com/2016/02/01/disdik-kota-bekasi-loloskan-kepsek-bermasalah/

Sertijab 41 Kepsek SMP Negeri se-Kota Bekasi Terkesan Tertutup