BKD Karawang Diminta Tindak Tegas Oknum PNS Berpoligami

0
130

BERITA KARAWANG – Salah seorang oknum guru yang berstatus PNS di SMA Negeri 4 Karawang Robertus Joko Santoso (49) disinyalir melakukan poligami dan menelantarkan isteri sahnya selama kurang lebih 5 tahun.

Hal ini disampaikan isteri tua nya Trisna Wulan (51) kepada Beritaekspres.com di tempat kerjanya di Karawang Barat Kabupaten Karawang, wanita yang sehari-hari bergelut di bidang konveksi ini menceritakan panjang lebar terkait penderitaannya selama ini semenjak ditinggalkan oleh RJS (Robertus Joko Santoso, red) tanpa dikasih nafkah dari tahun 2010.

“Saya mulai ditinggalkan dari tahun 2010, dan selama itu pula saya tidak pernah dinafkahi,” ungkapnya, Jumat (5/2/2016) kemarin.

Masih menurut dia, kalau selama ini suaminya (RJS) sudah kawin dengan perempuan lain bernama Dewi Apriani (24) warga Plawad Karawang Timur, sekalipun menurut ajaran agama Kristen bahwa poligami tidak dibolehkan tapi tetap RJS melakukannya sekalipun dengan berbagai cara.

“Saya terpaksa ngomong ke media karena RJS ini sudah keterlaluan, saking saya pingin dia insyaf sampai saya laporkan dulu ke kepolisian tentang penelantaran dan waktu itu saya belum yakin benar kalau dia udah kawin lagi karena selain saya belum bisa membuktikannya juga kan menurut agama kami (kristen, red) poligami tidak boleh dan dia juga kan seorang PNS tapi akhirnya saya cabut kembali laporan saya karena dia bilang akan insyaf, tapi nyatanya tidak ada perubahan,” terangnya.

“Saya terus mencari tau dimana dan bagaimana RJS diluar sana, yang mana pada akhirnya sekitar April 2015 saya mengetahui tempat tinggal mereka yaitu di Cikarang dan saya nanya sana-sini ternyata benar itu adalah rumahnya RJS,” sambungnya.

“Secara etika saya harus permisi ke RT setempat, tapi herannya selama 4 tahun dia tinggal disana sama isteri mudanya kok pak RT nya gak tau, karena itu salah satu trik RJS yaitu pergi pagi pulang malam bahkan giliran ronda dan segala aktifitas warga di komplek itu gak pernah dia hadiri,” imbuhnya.

Tapi, sambungnya, sepandai-pandai tupai melompat akan terjatuh juga. Sama seperti RJS, setelah sekian tahun menyembunyikan isteri mudanya akhirnya pihak RT bersikap tegas dengan menanyakan langsung ke RJS bahwa siapa sebenarnya wanita yang berada di rumahnya itu? Dengan polos RJS menjawab bahwa itu adalah isterinya, sewaktu dimintain surat nikah dia hanya bilang bahwa itu adalah isteri sirri-nya. Hal ini dilaporkan pak RT kepada saya baik lewat pesan singkat (SMS) maupun surat keterangan langsung yang dibikin oleh Pak RT sendiri,” paparnya.

“Saya sudah ngomong ke pimpinannya (Kepsek SMA N. 4 Karawang) terkait masalah ini tapi cuma dimediasi dan disuruh sabar, sabar dan sabar. Saya juga sudah mengadu ke BKD, inspektorat tapi sampai sekarang gak ada tanggapan, saya cuma minta keadilan, saya tidak pernah dinafkahi, ditelantarkan sekian tahun. Kenapa pihak BKD tidak memproses RJS padahal dia sudah nyata-nyata melanggar PP No.10 tahun 1983,” pungkas.

Sementara itu di tempat terpisah, RJS sewaktu ditemui di Sekolahnya di SMA Negeri 4 Karawang untuk dikonfirmasi terkai hal ini hanya menjawab singkat, “saya tidak pernah berpoligami dan untuk lebih jelasnya silakan hubungi pengacara saya Pak Robert di LBH UNSIKA (Universitas Singaperbangsa Karawang) karena saya sudah serahkan urusan saya sepenuhnya kepada dia.” Jawabnya singkat seakan tidak mau berkomentar banyak. (Sahram)