Longsor Timbun Jalan Provinsi dan Rumah Warga

0
70

BERITA BREBES – Hujan deras yang turun di wilayah Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengakibat longsor pada tebing setinggi tiga meter dan menimbun badan jalan provinsi ruas Bumiayu – Sirampog, pada Rabu (24/2) petang sekira pukul 17.30 WIB. Longsor sepanjang lima meter itu mengakibatkan jalan sempat tidak dapat dilalui kendaraan karena tertimbun lumpur material longsor.

Berkat kesigapan warga setempat bersama personil TNI Koramil 07 Sirampog, yang membersihkan timbunan longsor setebal 50 sentimeter itu, jalan dapat kembali dilalui kendaraan.

Tebing setinggi tiga meter yang longsor sepanjang lima meter berada persis di pinggir rumah milik Purwanto (41) warga setempat. Longsor terjadi saat hujan deras yang mengakibatkan air dari drainasi jalan di bagian atas meluap dan membanjiri lahan yang berbentuk terasiring tersebut. “Luapan air besar sehingga mengakibat tebing gugur atau longsor,” ujar Kasnudi kepada Beritaekspres.com, Kamis (25/2/2016).

Masih dilokasi yang sama, dua titik tebing jalan Provinsi tersebut juga amblas masing-masing sepanjang lima meter. Pada bagian bawah jalan yang merupakan saluran irigasi sekunder Karanganyar juga rusak sepanjang 50 meter.

Kepada Beritaekspres.com, Camat Sirampog, Munaedi mengatakan, longsor akibat hujan deras pada beberapa titik telah ditinjau oleh intasi terkait. Pihaknya juga telah melaporkan ke Pemkab Brebes, melalui radio dan akan ditindak lanjuti dengan laporan tertulis. “Laporan tertulis akan segera dikirim, saat ini sedang melengkapi berkasnya,” katanya.

Kepada warga pengguna jalan raya Bumiayu – Sirampog, dihimbau untuk selalu berhati-hati saat melintas. Saat hujan jalan tersebut rawan longsor baik pada dari tebing atas maupun tebing jalan itu sendiri. “Hendaknya selalu hati-hati karena beberapa titik jalan rawan bencana longsor,” ujar Munaedi.

Sejumlah titik yang rawan longsor telah ada papan atau rambu peringatan. Warga dan juga pemerintah desa juga diminta untuk segera melaporkan jika ada kejadian longsor atau bencana lainnya. “Laporan secepatnya agar segera mendapoat penanganan dan tidak membahayakan warga,” tandas Munaedi.

Selain material longsor menutup jalan Provinsi, sebuah rumah warga milik Rame (68) di Dukuh Karanganyar RT04/RW05 Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak tertimbun tanah longsor. Tanah yang longsor merupakan tebing jalan provinsi ruas Bumiayu – Sirampog di jalur tersebut.

Informasi yang diperoleh Beritaekspres.com menyebutkan, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur di daerah tersebut. Longsor merusak rumah warga pada salah satu dinding sepanjang enam meter.

Kasi Tramtib Kecamatan Sirampog, Sahadi mengatakan, rumah dengan kontruksi kayu dan berpagar anyaman bambu itu rusak akibat tidak kuat menahan timbunan tanah tebing jalan yang longsor. “Rumah berada di samping bawah jalan, ketika tebing longsor menimpa dinding rumah dan jebol,” katanya.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Puluhan warga melakukan gotong royong pada Kamis siang (25/2) untuk membantu menyingkarkan material longsor yang berupa tanah dan memperbaiki dinding yang rusak. “Tidak ada korban jiwa, warga secara serempak gotong royong membantu memperbaiki dinding yang rusak,” kata Sahadi.

Bencana longsor yang merusak rumah warga yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tani itu akan segera dilaporkan ke Pemkab Brebes melalui instansi terkait. “Laporan tertulis segara dikirim ke Pemkab Brebes, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” pungkas Sahadi. (Boy Rasta)