Sidang Praperadilan Jessica Wongso Saksi Ahli Sempat Emosi

0
11

BERITA JAKARTA – Sidang lanjutan Praperadilan Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, kuasa hukum Jesica Yudi Wibowo Sukinto menghadirkan tiga orang saksi diantaranya, saksi Ahli Hukum Pidana, Ardiyoto yang menegaskan berdasarkan Undang-Undang, struktur Kepolisian merupakan struktur hierarkis dan tidak dapat terpisahkan.

“Kepolisian itu hierarkis dari atas ke bawah,” ucap saksi Ahli Hukum Pidana, Ardiyoto dipersidangan Prapradilan terkait status dan penahanan Jessica dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin usai menum kopi Vietnam bercampur racun Sianida, Kamis (25/2/2016).  

Dilanjutkan saksi Ahli, struktur ini meliputi baik kewenangan ataupun tanggung jawab Kepolisian. “Coba baca lagi Undang-Undangnya,” jelas Dosen Ahli Pidana dari Universitas Trisakti ini di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Saksi ahli  ini sempat emosi, karena merasa didesak dengan interupsi yang dilakukan pihak kuasa hukum termohon dari Polda Metro Jaya. Namun demkiian ia tetap menjelaskan kalau Polsek itu secara organisasi ada pada unsur selanjutnya. “Itu namanya unsur vertikal,” ujarnya sambil menyebutkan tidak menjadi masalah jika permohonan Praperadilan ditujukan kepada Polsek, bukan pada Polda Metro Jaya.

Selain Ardiyoto, saksi ahli lainnya, Abdul Wahid Oscar, mantan Hakim Pengawas di Mahkamah Agung (MA) yang pada intinya juga menjelaskan seputar struktur Kepolisian dan masalah pidana terkait soal kewenangan kepolisian dalam soal penangkapan, panahanan dan penyidikan. 

Sementara itu, saksi Ketua RT014/RW02, Graha Sunter Pratama, Sunter Agung, Jakarta Utara, Paulus Sukiyanto menjelaskan penggeledahan di rumah Jessica dilakukan dua kali yakni pada 10 Januari lalu, pukul 22.30-24.00 dan 3 Februari 2016 pukul 10.00-14.00 WIB.

Ketika ditanya soal apakah petugas membawa surat pengeledahan atau tidak, saksi menyebutkan ketika itu tak menanyakan soal surat penggeledahan kepada polisi. Dia mengaku hanya menemani polisi dalam kapasitasnya sebagai Ketua RT. “Penggeledahan sudah sesuai prosedur. Kalau pun tak sesuai prosedur, itu merupakan urusan pengacara dan polisi,” katanya.

Menurutnya saat penggeledahan dirinya berada di lantai satu rumah Jessica. Sedangkan penggeledahan juga dilakukan di lantai dua. “Yang naik ke atas itu polisi- polisi berpangkat tinggi, pengacara, Jessica, dan Pak Winardy,” paparnya.

Dalam sidang ini pihak polisi tidak akan menghadirkan saksi ahli karena dinilai tidak relevan. “Kelihatannya dalam takaran ini, kami tidak melihat urgensi kepatutan ahli,” ucap kuasa
hukum termohon, AKBP Dian Perry.

Untuk itu hakim I Wayan Merta menyebutkan pemeriksaan saksi dan bukti sudah cukup, tinggal masing-masing pihak mengajukan kesimpulan yang akan berlangsung pada hari ,Jumat (26/2) mendatang. (Bambang)