Soal OTT Jaksa, DPR-RI Pertanyakan Kinerja Jaksa Agung

0
11

BERITA JAKARTAPengawasan Jaksa Agung M Prasetyo kepada bawahannya mendapatkan kritik dari Wakil Ketua Komisi III DPR-RI, Desmond J Mahesa terkait penangkapan oknum Jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Seharusnya Jaksa Agung HM. Prasetyo introspeksi diri atas ketidakberesan anak buahnya,” ujar Desmond, Senin (11/4/2016) kemarin.

Yang jadi soal hari ini sambung Desmond, pertanyaannya jangan-jangan Jaksa Agungnya juga yang enggak beres ini, melakukan hal yang sama,” kata Desmond ketika dihubungi wartawan.

Maka itu kata dia, sudah saatnya Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak lagi bermain-main dengan urusan penegakan hukum.

“Kalau menurut saya, persoalan hari ini banyak yang dikerjakan Jaksa Agung banyak keanehan-keanehan,” tutur politikus Partai Gerindra ini.

Salah satu keanehan dari keputusan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo adalah keluarnya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) terhadap kasus penyidik KPK Novel Baswedan.

“Seperti kasus Novel misalnya, Jaksa Agungnya bilang hakimnya yang salah, kan aneh, seorang Jaksa Agung menyalahkan putusan orang lain,” pungkasnya.

Diketahui, selain oknum Jaksa di Kejati Jawa Barat, KPK ‎juga menangkap seorang kepala daerah di wilayah Jawa Barat. Uang ratusan juta rupiah disita KPK dalam OTT tersebut. (KMP)