Minta Uang Belanja, Istri Babak Belur Dihajar Suami

0
11
Ilustrasi

BERITA BEKASI – Wajah Yanti (35), asal Kampung Cakung Bulak Jawa RT03/RW03 Jatisari, Jatiasih, babak belur. Ia, bahkan tak habisnya menangis menahan sakit, setelah diamuk oleh Aris (37) yang tak lain suaminya sendiri.

Ironisnya, aksi kasar pelaku tersebut dilakukan di depan umum, hingga menjadi tontonan warga dan pengendara yang lewat.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat Yanti meminta uang belanja kepada suaminya pada Senin (11/4) malam. Namun sayang, pelaku yang bekerja sebagai bandar barang rongsong itu, malah berkelit dan selalu mengelak untuk memberikan sepeser rupiah untuk bahtera rumah tangganya tersebut.

Sontak saja, ibu tiga orang anak itu merasa kesal. Ia lalu menuding jika suaminya tersebut telah berselingkuh dengan seorang janda. 

“Gara-garanya, si suami di tuduh selingkuh. Sebab, ia heran mengapa usahanya tiba-tiba pailit (Bangkrut),” kata sang tetangga, Suwito, Selasa (12/4/2016) kemarin.

Kesal akan tudingan itulah, pelaku lalu memaki korban. Keributan pun terjadi, hingga akhirnya, Yanti memilih untuk lari dan pergi dari rumah.

Melihat itu, sang suami tidak terima. Ia lalu mengejar istrinya dari belakang dengan sepeda motor. Bahkan, langsung menabrakkan sepeda motor yang dikendarainya kepada korban.

Nah, korban yang telah terjatuh itulah, langsung dihajar pelaku tanpa ampun. Pelaku membabi buta memukuli dan menendang korban. Bahkan, ia tega memukuli korban dengan tangan yang penuh cincin batu akik.

“Bahkan sempat diseret pake motor, dan digebukin pake cincin sama pelakunya,” kata sumber di Jatiasih.

Warga yang mencoba melarang pun tidak dihiraukannya. Kata suami korban saat itu, “Diem aja. Tak usah ikut campur, ia istri saya,” ujar pelaku saat ditanyakan oleh warga.

Beruntung aksi penganiyaan yang dialami Yanti dapat segera diredam oleh ketua RW dan tokoh masyarakat setempat.

“Suaminya stres, karena usahanya bangkrut,” jelas Suwito.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi langsung membawa keduanya ke Polsek Jatiasih. Di sanalah, pasangan suami istri tersebut didamaikan secara kekeluargaan.

Namun, jika masih tetap membandel, lanjut Suwito, warga tak segan untuk memasukkan suami korban ke dalam jeruji besi.

“Kebetulan, tetangga korban juga ada yang jadi aparat. Jadi mereka didamaikan dengan tertulis dan Matrai. Di hadapan Pak RT dan RW juga. Jika kasus ini terulang, maka akan di proses,” tutupnya. (Thio)