Korban Kecewa, Tuntutan Hukum Mantan Kadin Bekasi Molor 3 Minggu

0
47
Djoko Adi Wibowo (Terdakwa)

BERITA BEKASI – Heriyanto kecewa dengan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi yakni, Jaksa Santoso dan Noldi yang menunda hingga 3 minggu untuk membacakan tuntutan terhadap terdakwa mantan Ketua Kadin Bekasi, Djoko Adi Wibowo dalam kasus dugaan penipuan pekerjaan proyek Jasa Marga sebesar Rp850 juta.

“Saya bingung dengan Jaksa, awal waktu Majelis Hakim tanya kapan mau ajukan tuntutan diruang persidangan di Pengadilan Negeri Bekasi aja, dia sudah minta selama 2 minggu,” keluh Heriyanto kepada Beritaekspres.com, Kamis (21/4/2016).

Setelah 2 Minggu lanjut Heriyanto, ketika sidang mau dimulai dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap Djoko, Jaksa memento tunda lagi 1 Minggu dengan alasan tuntutan belum siap. “Saya jadi curiga, bahwa Jaksa jangan-jangan sudah masuk angin, sehingga berat mau segera menuntut terdakwa,” ungkapnya.

Masih kata korban Heriyanto, dirinya bingung kalau Jaksa selalu belum siap untuk membacakan tuntutan terhadap Djoko. “Dalam BAP polisi sudah lengkap, selama proses persidangan juga sudah jelas dan saya juga membawa semua saksi-saksi yang dirugikan oleh prilaku Djoko,” katanya.

Saya berharap tambahnya, Majelis hakim jeli dalam memberikan keputusan hukum terhadap Djoko yang sudah melakukan penipuan sehingga hidupnya menjadi susah. “Saya berharap kepada Hakim agar jeli memberikan keputusan dan untuk Kejari Kota Bekasi agar memperhatikan dan mengontrol kinerja anak buahnya,” tandas Heriyanto. (Alfi)