Bupati Idza Priyanti: Angka Kematian Ibu di Brebes Masih Tinggi

0
18

BERITA BREBES – Angka kematian ibu (AKI) di Provinsi Jawa Tengah terutama di wilayah Kabupaten Brebes terbilang tinggi. Tingginya AKI dalam beberapa tahun belakangan ini diakibatkan oleh sejumlah faktor. Oleh karenanya, Pemkab Brebes terus berupaya melakukan sejumlah kebijakan, sehingga AKI akan dapat ditekan.

Kepada Beritaekspres.com, Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, AKI di Kabupaten Brebes, pada 2011 ada 34 kasus, kemudian di 2012 menjadi 51 kasus. Selanjutnya pada tahun 2013 meningkat lagi menjadi 61, tahun 2014 mencapai 73 kasus.

“Tahun 2015 alhamdulillah bisa ditekan menjadi 52 kasus dan 2016 ini sampai bulan maret ada 23 kasus,” terang Idza.

Menurut Idza, kematian Ibu merupakan hasil dari interaksi berbagai aspek. Baik aspek klinis, aspek sistem pelayanan kesehatan maupun factor-faktor non kesehatan yang mempengaruhi pemberian pelayanan klinis dan sistem pelayanan kesehatan.

Untuk itu, papar Idza, diperlukan penanganan melalui pendekatan hulu hilir. Di mana ditingkat hulu, kesadaran masyarakat dan pihak-pihak terkait perlu ditingkatkan dalam upaya promotif dan preventif. Sedangkan ditingkat hilir perlu ditingkatkan penanganan kuratif.

“AKI, menjadi problem nasional yang perlu ditangani secara lintas sektoral, bukan hanya tugas Dinas Kesehatan semata,” ingatnya.

Langkah kongkrit secara yuridis, Idza telah menerbitkan Peraturan Bupati nomor 026 tahun 2015 tertanggal 25 Mei 2015 tentang pemberdayaan masyarakat dalam penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi melalui maklumat dukun bayi.

“Dengan perbup ini, kami berupaya memberikan perlindungan kepada ibu dan bayi untuk mendapatkan pelayanan persalinan yang aman sebagai penyelematan ibu dan bayi baru lahir,” paparnya. (Boy Rasta)