Akibat Sakit, Pengawas dan Polisi Kawal Ujian Siswi Dirumah

0
59
Ujian Dirumah

BERITA BANYUWANGI – Ujian Akhir Nasional (Unas) tingkat SMP sederajat hari kedua yang mengujikan mata pelajaran matematika terpaksa dijalani Desy Safitri  di kediamannya, di Jalan Ikan Hiu Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi. Siswi kelas IX MTSN Giri ini tak bisa mengerjakan soal Unas bersama rekan sekolahnya di kelas lantaran didera sakit tipes.

Sejak kemarin remaja putri ini harus berkutat mengerjakan rumitnya soal ujian seorang diri didampingi dewan guru penjaga. Proses pengerjaan soal digelar di ruang tamu karena kondisi Desy mulai membaik. Walaupun ujian di rumah dia tetap mengenakan seragam sekolah.

Menurut Kapolsek Giri AKP Sudaryono, perjuangan siswi sekolah berbasis agama ini juga mendapat pengawasan dari aparat. Tujuannya adalah menghindari kecurangan dalam pergelaran Unas tingkat SMP di Kabupaten Banyuwangi.

“Lantaran sakit diberi toleransi untuk melaksanakan ujian di rumah. Tapi bukan berarti terus diberi kebebasan untuk mencotek. Ujian tetap dijalankan sesuai aturan yang berlaku,” terangnya kepada Beritaekspres.com, Selasa (10/5/2016).

Sementara itu, Kasatbimas Polres Banyuwangi AKP Imron terus menggelar roadshow  peninjauan pelaksanaan Unas SMP sederajat di beberapa kecamatan. Kegiatan ini digelar bersama petugas LPMP Propinsi Jatim serta Diknas Kabupaten Banyuwangi di SMPN I dan II Rogojampi.

“Pantauan kita Unas SMP berjalan lancar. Sejauh ini belum ada informasi kecurangan atau kebocoran naskah maupun kunci jawaban. Semoga memang tidak ada,” ungkapnya.

Tidak semua siswa kelas IX SMP sederajat bisa mengikuti ujian akhir. Beberapa dari mereka telah meninggal dunia dan mengundurkan diri. Untuk yang sakit diberi toleransi untuk tetap mengikuti ujian meskipun di luar lingkungan sekolah.

“Pelaksanaan ujian di luar lingkungan sekolah tetap mendapat pengawalan aparat agar tidak terjadi penyimpangan. Prosedur itu sama seperti proses pengambilan maupun pengembalian naskah ujian di mapolsek yang wajib dikawal aparat,” pungkasnya.

Tugas pengamanan Unas tidak berhenti sampai tingkat SMP. Pengiriman logistik Unas SD sederajat sudah tiba di Mapolres Banyuwangi. Saat ini naskah dan lembar jawaban tersebut telah disimpan di Ruang Dhira Brata Polres Banyuwangi. Rencananya Senin 16 Mei 2016 Unas SD digelar. (Rony)