GP Ansor Kota Bekasi Usulkan Raperda Wajib Baca Qur’an

0
2018

BERITA BEKASI – Menurunnya moralitas ditingkat pelajar yang kian memprihatinkan, membuat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk menerbitkan Rancangan Peraturan Daerah atau Raperda “Wajib Bisa Baca Al-Quran Bagi Siswa Siswi Yang Beragama Islam Untuk Masuk Ke Jenjang Menengah Pertama SMPN/MTsN”. Hal ini diungkapkan, Ahmad Yudistira dalam acara penutupan acara Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Pondok Pesantren Maslakul Irfan, Jatibening, Pondok Gede Bekasi, Minggu (29/5/2016).

Menurut Yudis, Raperda tersebut diharapkan mampu menjadi benteng iman terhadap para generasi penerus khusunya pelajar dalam mengamalkan ilmu agama, sehingga dapat menjadikan pelajar yang berahlakul karimah. “Kami melihat ini sangat penting apalagi Kota Bekasi memiliki slogan sebagai Kota Ikhsan,” tegas Yudistira kepada Beritaekspres.com, Minggu (29/5).

Saat ini lanjutnya, disejumlah daerah sudah menerapkan dan memberlakukan Perda tersebut, salah satu contoh di Indramayu, Kabupaten Bengkulu dan sejumlah daerah lainya. “Memang ini bukan yang pertama, tapi kami yakin dengan adanya Perada itu kualitas pendidikan dan mentalisatas peserta didik akan lebih berkualitas,” jelasnya.

Tidak hanya sekedar mengusulkan, Yudis yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor ini juga mengaku sudah menyiapkan beberapa draf Raperda tersebut yang rencananya akan disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi. “Kita sudah melakukan kajian dan survei secara langsung ditingkat arus bawah, dan masyarakat berharap ada peraturan yang mengatur soal itu,” imbuhnya.

Yudis berpesan, sebaik-baiknya manusia adalah yang mengajarkan Al-Quran dan mengamalkannya. Sebagai bukti turunya wahyu pertama yakni Surat Al Alaq yang berbunyi Iqro atau bacalah bismiribbika lladzi holaq (bacalah dengan nama Tuhanmu-red) maka setiap insan ciptaan Tuhan wajib mengusahakan dan mengupayakan terselenggaranya kemampuan membaca.

GP Ansor sendiri mengaku siap jika diminta Pemerintah untuk bersama-sama melakukan kajian dan dilibatkan dalam membuat Raperda tersebut. “Ini bukti kepedulian kami, bahwa GP Ansor ingin bersama-sama membangun karakter building terhadap generasi penerus,” katanya. 

Dengan semangat otonomi daerah sebaiknya, Pemkot dan seluruh elemen masyarakat untuk dapat melindungi dan menegakan, nilai-nilai keagamaan melalui gerakan wajib baca Al-Quran dalam melaksanakan pembangunan peradaban bangsa yang berkualitas, kompetitif dan ikhsan.

“Semangat kebangsaan dan petunjuk bagi Ulama, Umaro, Nahdiyin khususnya Kota Bekasi mengusulkan RAPERDA “Wajib Bisa Baca Al-Quran Bagi Siswa Siswi Yang Beragama Islam Untuk Masuk Ke Jenjang Menengah Pertama SMPN/MTsN” dapat terealisasi.” Pungkasnya. (CR-1)