Aksi Demo Kawal Putusan PTUN Reklamasi Pulau G Teluk Jakarta

0
58

BERITA JAKARTAPuluhan Nelayan yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Selamatkan Teluk Jakarta menggelar aksi di depan gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Mereka berharap putusan sidang reklamasi Pulau G Teluk Jakarta, berpihak kepada nelayan, bukan kepada pengembang, Selasa (31/5/2016).

Aksi massa tersebut, dimaksudkan untuk mengawal jalannya sidang yang sudah memasuki tahap akhir, yaitu pembacaan putusan oleh Majelis hakim pimpinan, Adhi Budi Sulistyo dengan dua hakim anggota yakni, Baiq Juliani dan Elizabeth Tobing serta Panitera pengganti, Sri Hartanto dengan Nomor Perkara: 193/G/LH//2015/PTUN-JKT.

Sebelumnya, tiga kementerian yaitu Menko Maritim, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menyatakan banyak pelanggaran yang dilakukan pengembang.

Dalam perkara ini, pihak tergugat adalah Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Dan yang menggugat adalah Gobang dkk dan Yayasan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia.

Pulau G adalah salah satu pulau reklamasi di Teluk Jakarta yang dikembangkan oleh PT. Muara Wisesa Samudera (MWS) yang merupakan anak perusahaan dari PT. Agung Podomoro Land.

Isu reklamasi menjadi hangat diperbincangkan, karena dianggap akan merusak ekosistem laut di Teluk Jakarta dan menyalahi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Pulau G sendiri sudah disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) berdasarkan SK Nomor 354 yang dikeluarkan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya.

Pada Selasa 15 November 2015 lalu, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mendaftarkan gugatan ke PTUN terkait pemberian izin reklamasi Pulau G.

Mereka menggugat SK Gubernur DKI Nomor 2.238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Reklamasi Pulau G kepada anak perusahaan Agung Podomoro Land dan PT Muara Wisesa Samudera. (Steve)