Tarling Pemkot Bekasi Jadi Ajang Silaturahmi Dengan Warga

0
10

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi penyampaian bahwa rutinitas Ramadhan tarawih keliling kali ini selain ibadah dibulan suci, juga ajang silaturahmi dekat dengan warga yang kesemuanya dapat diraih bersama jajaran aparatur Pemkot Bekasi dengan warga.

“Sehingga apa yang kita jalani ini double pahalanya, silaturahmi, bekerja dan ibadah,”ungkap Rahmat, saat menghadiri Tarawih Keliling pada malam ke 18 di Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi Jawa Barat, Kamis (23/6/2016) malam.

Dikemukakan Rahmat, mengenai permasalahan di Kota Bekasi khususnya di wilayah Bantargebang, mulai dari segi Pendidikan, Kesehatan hingga permasalahan terbaru yang tengah ramai di media menyoal soal TPST Bantargebang.

“Pendidikan, kita akan menambahkan prasarana pendidikan seperti unit sekolah baru (USB), serta kaitan dalam PBDB Online,”ujarnya.

Dalam upaya Pemerintahannya, selain akan menambah unit sekolah baru, juga bagi keluarga pemegang kartu sehat tidak hawatir bila anaknya tidak tertampung di sekolah Negeri.

“Orangtua yang susah mencari sekolah akan dibantu dari Dinas Pendidikan untuk mencarikan sekolah dan dibiayai oleh Pemerintah Kota Bekasi, asal benar benar terdaftar di keluarga harapan dan keluarga miskin di Kota Bekasi, baik sekolah negeri maupun pihak swasta,” terang Rahmat.

Dari segi kesehatan, ucap Rahmat bahwasanya di Kecamatan Bantargebang, Pemkot Bekasi akan merubah Puskesmas menjadi type D sebagai bagian peningkatan kapasitas kesehatan di Kota Bekasi.

“Jadi pemegang kartu sehat, tidak perlu repot -repot jauh datang ke RSUD, karena Puskesmas type D kita dapat melayani rawat inap,”ulasnya.

Dari kesemuanya itu, yang sedang ramai di media yakni penutupan dari warga untuk TPST Bantargebang, dimana menurut Rahmat Hal hal yang menguntugkan tidak perlu ada reaksi berlebihan dari semua pihak.

“Warga cukup datang silaturahmi dan tukar pikiran dengan Walikota atau Wakil Walikota, atau bisa dengan anggota DRPD yang nanti disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, yang direncanakan pagi ini kami dari Pemerintah Kota Bekasi akan datang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk membicarakan terkait masalah TPST Bantargebang,” katanya.

“Di lain hal itu, ditegaskan untuk 3 pilar di wilayah, Binmaspol, Kapolsek serta Camat harus tetap bersinegritas untuk hadapi aduan masyarakat, maupun permasalahan yang ada, ambil keputusan terbaik dan tidak arogan.” tutupnya. (Ndi)